Batasi Medsos Anak, Langkah Cegah Risiko Perilaku Berbahaya

  • 29 Mar 2026 13:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Dampak penggunaan media sosial dan platform digital pada anak dan remaja kian menjadi perhatian. Sejumlah temuan menunjukkan, paparan konten digital berpotensi mendorong munculnya perilaku berisiko sejak usia dini.

Psikolog, Sofia Halida Fatma, S.Psi., M.Psi., mengungkapkan bahwa tidak sedikit remaja yang telah terpapar konten seksual sejak usia muda. “Saya tidak cuma nemu satu atau dua orang, bahkan tiga sampai empat remaja sudah terpapar hubungan seksual dari media sosial,” katanya pada Minggu, 29 Maret 2026.

Ia menyebut, paparan tersebut bahkan dapat berdampak serius hingga memicu kehamilan yang berawal dari interaksi di platform digital. Fenomena ini memperlihatkan bahwa ruang digital belum sepenuhnya aman bagi anak, terutama jika tanpa pengawasan yang memadai.

Menurutnya, media sosial dan platform digital dirancang untuk mendorong keterlibatan pengguna melalui sistem kepuasan instan. “Di Instagram ada like, comment, view, itu jadi sistem reward yang kuat,” katanya.

Kondisi tersebut membuat anak lebih mudah terikat secara emosional dan kesulitan mengontrol durasi penggunaan. Selain itu, anak juga rentan terhadap tekanan sosial dan dorongan untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungan digital.

“Mereka punya kebutuhan validasi sosial dan tekanan dari teman sebaya yang tinggi,” katanya. Ia menegaskan, situasi ini menjadi semakin kompleks karena kemampuan kontrol diri anak belum berkembang secara optimal.

Karena itu, pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan berbagai risiko yang mungkin timbul.

Kebijakan larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026, yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang perlindungan anak di ruang digital. Aturan ini mulai diimplementasikan secara bertahap sejak 28 Maret 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....