Apa Keuntungan Cinta Produk Dalam Negeri?

  • 28 Apr 2024 16:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Ketika kita mengamati media sosial tak jarang kita menemukan beberapa orang yang bangga memposting produk produk luar negeri miliknya. Seolah menunjukan bahwa memiliki barang mewah dengan harga fantastis dan brand ternama, memberikan tingkatan sosial yang lebih tinggi. Walaupun bagi sebagian orang menganggap apa yang dilakukannya adalah bagian dari investasi. Hal itu wajar dan sah sah saja, karena siapapun memiliki hak untuk menggunakan untuk apa saja uangnya dibelanjakan.

Tapi taukah Anda, mencintai produk asli Indonesia memiliki banyak manfaat besar untuk perkembangan perekonomian Indonesia. Karena dengan membeli produk Indonesia, berarti kita membantu perusahaan perusahaan Indonesia untuk bisa mengembangkan usahanya tersebut baik dari segi peningkatan kualitas produk sampai mengembangkan pasarnya. Siapa sih yang tidak bangga ketika produk Indonesia bisa dipasarkan di luar negeri.

Sebut saja Indomie tercatat telah memproduksi 20 miliar bungkus setiap tahunnya. Bahkan, Indomie telah diekspor ke lebih dari 80 negara di seluruh dunia dengan pasar utama ke Australia, Hong Kong, Yordania, Arab Saudi, Amerika Serikat, Selandia Baru, Taiwan, Afrika, dan negara-negara Eropa. Dan yang lebih mengejutkan produk mie instan ini adalah salah satu dari 10 merek paling banyak dibeli di dunia dilansir dari GoodStats.

Kesuksesan produk Indonesia tentu tidak sebatas dengan rasa bangga. Selain membawa devisa dalam jumlah besar, ekspor Indomie juga menciptakan ribuan lapangan kerja dan memperkenalkan produk Indonesia ke seluruh dunia.

Kesuksesan perusahaan Indonesia tentu bukan hanya mie instan. Masih banyak produk produk lainnya yang sukses dipasar internasional. Seperti Garuda Indonesia, Unilever Indonesia, Garudafood, dan lain sebagainya. Lalu kenapa kita masih membeli dan bangga dengan produk luar negeri? Hal ini tentu harus benar-benar menjadi renungan kita sebagai masyarakat Indonesia. Apakah kita lebih memilih memajukan perekonomian negara lain, sementara negara kita memiliki banyak potensi yang sangat besar yang masih belum memiliki kesempatan untuk menembus dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....