Akhir pekan saatnya naik Delman unik di Kuningan

  • 03 Agt 2026 09:31 WIB
  •  Cirebon
Video

RRI.CO.ID, Cirebon - Malam akhir pekan di Kabupaten Kuningan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Ribuan warga bersama wisatawan memadati kawasan Taman Kota Kuningan untuk menikmati udara sejuk kaki Gunung Ciremai, berburu kuliner, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.

Namun, ada satu pemandangan yang selalu mencuri perhatian. Deretan delman berhias lampu warna-warni berkeliling pusat kota, menghadirkan pengalaman wisata malam yang menjadi ikon khas Kabupaten Kuningan, kota yang dikenal sebagai Kota Kuda.

Menariknya, delman yang beroperasi pada malam hari bukanlah kendaraan wisata yang dibuat khusus. Kendaraan ini merupakan delman yang sehari-hari masih digunakan masyarakat sebagai alat transportasi tradisional. Saat senja tiba, para kusir mengubah tampilannya dengan memasang ornamen lampu LED berwarna-warni, sistem audio, hingga dekorasi unik sehingga tampil lebih menarik dan modern.

Perpaduan nuansa tradisional dan sentuhan teknologi sederhana inilah yang membuat delman hias menjadi daya tarik tersendiri. Denting langkah kuda yang berpadu dengan gemerlap lampu malam menciptakan pengalaman berkeliling kota yang sulit ditemukan di daerah lain.

Bagi masyarakat Kuningan, keberadaan delman bukan sekadar sarana rekreasi. Delman merupakan bagian dari identitas daerah yang telah diwariskan turun-temurun. Di tengah pesatnya perkembangan transportasi modern, para kusir terus berinovasi agar delman tetap diminati sekaligus mampu mempertahankan mata pencaharian mereka.

Tak heran, setiap Sabtu malam dan malam libur, antrean penumpang kerap terlihat di sekitar Taman Kota. Anak-anak hingga orang dewasa rela menunggu giliran untuk menikmati sensasi berkeliling pusat kota menggunakan delman berhias cahaya.

Keberadaan delman wisata tidak hanya menghidupkan suasana malam di Taman Kota Kuningan, tetapi juga menjadi bukti bahwa warisan budaya dapat terus bertahan dengan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Di Kota Kuda, tradisi tak sekadar dikenang, melainkan terus bergerak, menerangi malam, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....