Dibalik Lagu Wake Me Up When September Ends - Greenday

  • 03 Sep 2024 09:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Lagu "Wake Me Up When September Ends" merupakan salah satu karya Green Day yang paling dikenal dan menyentuh hati banyak pendengarnya. Namun, tahukah Anda bahwa di balik melodi dan lirik yang indah, terdapat kisah pribadi yang sangat mendalam dan menyentuh dari sang vokalis, Billie Joe Armstrong?

Lagu "Wake Me Up When September Ends" dirilis sebagai singel ketiga dari album American Idiot pada tahun 2005. Meski banyak yang mengira lagu ini bercerita tentang peristiwa 11 September atau tema politik seperti lagu-lagu lainnya dalam album tersebut, kenyataannya, lagu ini memiliki makna yang jauh lebih personal bagi Billie Joe Armstrong.

Armstrong menulis lagu ini sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang ayahnya, Andrew Armstrong, yang meninggal dunia pada tanggal 1 September 1982, ketika Billie Joe masih berusia 10 tahun. Kehilangan tersebut meninggalkan luka yang mendalam baginya, yang ia gambarkan melalui lirik-lirik yang emosional dalam lagu ini.

Lirik "Seven years has gone so fast" dan "Like my father's come to pass, twenty years has gone so fast" mengungkapkan bagaimana waktu berlalu dengan cepat, namun kesedihan dan rasa kehilangan tetap terasa hingga bertahun-tahun kemudian. Bagi Armstrong, September menjadi bulan yang penuh kenangan menyakitkan, dan melalui lagu ini, ia seolah ingin mengungkapkan perasaannya yang tak pernah hilang setiap kali bulan September tiba.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....