Tiga Hal Berbohong yang Diperbolehkan dalam Islam
- 10 Jul 2024 18:00 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Orang yang suka berbohong bukan saja membohongi orang lain, tapi hakikatnya membohongi diri sendiri, dan Allah SWT. Sungguh kebohongan menyelamatkan sementara dan menghancurkan selamanya. Orang yang terus menerus berbohong, hukuman dari Allah SWT dengan dihilangkannya kesadaran dalam dirinya bahwa kebohongan itu telah menjadi tabiatnya. Hukuman lain bagi orang-orang yang suka berbohong adalah dicabut rasa ketenangan hatinya.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Bode Lor Kab Cirebon Hj.Toyyibah Hambali atau biasa disapa Ang Nok kepada RRI Cirebon Rabu (10/7/2024).
Berbohong menurut ajaran Agama Islam adalah suatu hal yang sangat di benci Allah SWT. Namun ada pengecualian, Islam memperbolehkan seseorang berbohong dalam tiga hal yakni:
1. Berbohong untuk menyenangkan istri.
Contohnya masakan istri kurang enak. Namun suami bilang enak, Ini dilakukan untuk meraih kebahagiaan atau menghindari keburukan.
2. Berbohong dalam peperangan untuk menyelamatkan nyawa orang.
Contohnya dalam perang membela agama, maka diperbolehkan mengeluarkan strategi untuk mengelabui musuh.
3. Berbohong untuk mendamaikan pihak yang berseteru.
Contohnya seseorang yang sudah terlibat dalam pertikaian dengan orang lain sering kali memendam rasa dendam yang sulit untuk diatasi. Kesulitan itu muncul dalam usaha untuk kembali berdamai dan menjalin persahabatan. Pada akhirnya akan menghilangkan perpecahan dan menyatukan keduanya.
Lebih lanjut Ang Nok mengatakan, Nabi Muhammad SAW mengajarkan umat manusia untuk selalu berkata dan berbuat jujur dan dari Ibnu Masud bahwa Rasulullah SAW bersabda,“Berkata benar jadikanlah kebiasaan bagimu, karena benar mendatangkan kebaikan dan mengantarkan ke surga,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....