Lifestyle Inflation, Gaji Naik Tetapi Tetap Merasa Kurang

  • 01 Okt 2026 15:51 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pendapatan meningkat seharusnya memberikan ruang finansial yang lebih besar. Namun, mengapa sebagian orang tetap merasa kesulitan mengatur uang meskipun penghasilannya sudah bertambah?

Salah satu istilah yang dapat menjelaskan fenomena tersebut adalah lifestyle inflation. Istilah ini menggambarkan kondisi ketika pengeluaran meningkat seiring bertambahnya pendapatan.

Ketika gaji naik, seseorang mungkin mulai memilih tempat makan yang lebih mahal, membeli barang dengan harga lebih tinggi, meningkatkan kendaraan, atau menambah berbagai layanan berlangganan.

Pada awalnya, perubahan tersebut mungkin terasa kecil. Namun, jika terjadi pada banyak aspek kehidupan secara bersamaan, pengeluaran rutin dapat meningkat cukup besar.

dilansir dari Investopedia.com, lifestyle inflation sebagai peningkatan pengeluaran ketika pendapatan seseorang bertambah. Kondisi tersebut dapat membuat peningkatan penghasilan tidak otomatis menghasilkan peningkatan kemampuan menabung.

Masalahnya, pengeluaran baru sering kali kemudian dianggap sebagai kebutuhan. Ketika gaya hidup sudah berubah, kembali ke pola pengeluaran sebelumnya dapat terasa sulit.

Contohnya sederhana. Jika sebelumnya seseorang terbiasa membeli kopi sesekali, kenaikan penghasilan mungkin membuatnya membeli kopi setiap hari. Jika ditambah layanan streaming, makan di luar, transportasi, dan belanja lainnya, biaya bulanannya dapat berubah cukup besar.

Karena itu, kenaikan pendapatan tidak selalu harus diikuti peningkatan gaya hidup dalam proporsi yang sama. Sebagian tambahan pendapatan dapat dialokasikan untuk tabungan, dana darurat, investasi, atau tujuan finansial lainnya.

Lifestyle inflation bukan berarti seseorang tidak boleh menikmati hasil kerja kerasnya. Yang penting adalah mengetahui batas antara menikmati peningkatan pendapatan dan meningkatkan pengeluaran secara otomatis.

Gaji boleh naik, kenyamanan boleh bertambah, tetapi kemampuan mengelola uang tetap perlu ikut naik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....