Kenali Ciri Masakan Basi dan Tidak Layak Konsumsi
- 18 Sep 2026 16:47 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Mengetahui kondisi makanan sebelum dikonsumsi sangat penting untuk mencegah keracunan dan gangguan pencernaan yang berbahaya bagi tubuh. Makanan yang sudah basi biasanya menunjukkan beberapa perubahan fisik yang mencolok dan mudah untuk dikenali secara langsung.
Perubahan paling umum pada masakan basi adalah munculnya aroma asam atau bau busuk yang sangat menyengat. Jika hidangan tercium tidak sedap atau berbau apek, Anda sebaiknya langsung membuangnya tanpa harus mencicipinya.
Tekstur makanan yang rusak juga akan berubah menjadi berlendir, terlalu lembek, atau bahkan berair secara tidak wajar. Kondisi fisik yang tidak biasa ini menandakan bahwa bakteri atau jamur pembusuk telah berkembang biak dengan sangat cepat.
Selain itu, munculnya bintik-bintik putih, hitam, atau hijau kebiruan akibat pertumbuhan jamur merupakan tanda mutlak masakan tidak layak makan. Jamur tersebut menghasilkan racun berbahaya yang dapat memicu muntah-muntah dan diare akut jika masuk ke dalam perut.
Perubahan warna makanan yang kusam atau terlihat tidak segar juga menjadi indikasi kuat penurunan kualitas gizi dan keamanannya. Masakan yang dibiarkan terlalu lama di suhu ruang biasanya akan kehilangan warna aslinya dan tampak kusam.
Rasa makanan yang berubah menjadi pahit, terlalu asam, atau aneh saat bersentuhan dengan lidah memastikan hidangan tersebut telah basi. Jangan pernah memaksakan diri untuk menghabiskan makanan dengan rasa mencurigakan demi menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Kesadaran untuk teliti sebelum menyantap hidangan rumah tangga akan melindungi seluruh anggota keluarga dari risiko penyakit bawaan makanan. Selalu simpan makanan sisa di dalam lemari pendingin dan buang segera jika sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....