Telur Orak-Arik atau Roti Selai Kacang, Mana yang Baik untuk Sarapan?
- 17 Agt 2026 12:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Telur orak-arik maupun roti dengan selai kacang dapat menjadi pilihan sarapan praktis dengan kandungan gizi yang berbeda. Perbedaan komposisi tersebut dapat memengaruhi rasa kenyang serta respons kadar gula darah setelah makan.
Melansir Eating Well pada Rabu, 12 Agustus 2026 ahli gizi Sara Wisehart, M.S., RD, LD, CDCES, menyebut telur orak-arik sebagai sumber protein dengan kandungan karbohidrat yang rendah. Dua butir telur menyediakan sekitar 182 kalori, 12 gram protein, 13 gram lemak, dan kurang dari 2 gram karbohidrat.
Telur orak-arik mengandung cukup banyak protein dan lemak, sementara karbohidratnya sangat rendah. Karena itu, telur cenderung tidak menyebabkan kenaikan gula darah yang tinggi setelah dikonsumsi.
"Protein membantu membuat kenyang dan juga mendukung kestabilan gula darah," kata Wisehart.
Protein pada telur dapat membantu memperlambat respons gula darah ketika dikonsumsi bersama makanan berkarbohidrat, seperti roti, buah, atau kentang. Namun, telur saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sarapan karena tubuh juga membutuhkan karbohidrat dan serat sebagai sumber energi.
Sementara itu, satu lembar roti gandum utuh dengan satu sendok makan selai kacang mengandung sekitar 174 kalori, 6,5 gram protein, 18 gram karbohidrat, 2 gram serat, dan 9 gram lemak. Kandungan tersebut membuat menu ini memberikan kombinasi karbohidrat, protein, lemak, dan serat dalam sekali makan.
Roti gandum utuh menjadi sumber karbohidrat kompleks dan serat, sedangkan selai kacang menyumbang protein serta lemak tak jenuh. Kombinasi keduanya dapat membantu memberikan rasa kenyang sekaligus menjadi pilihan sarapan yang praktis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....