Sejarah Singkat Lahirnya Hari Pramuka di Indonesia
- 13 Agt 2026 20:28 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Gerakan kepanduan di Indonesia telah ada sejak era penjajahan Belanda dengan organisasi bernama Nationale Padvinderij Organisatie.
- Setelah kemerdekaan Indonesia, berbagai organisasi kepanduan yang terpecah-pecah tersebar di berbagai daerah mulai berkembang.
- Presiden Soekarno mengambil inisiatif untuk menyatukan semua organisasi kepanduan menjadi satu wadah resmi yang lebih terstruktur.
RRI.CO.ID, Cirebon - Gerakan kepanduan di Indonesia sebenarnya sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Pada masa itu, organisasi pandu ini lebih dikenal dengan nama Nationale Padvinderij Organisatie.
Setelah kemerdekaan, muncul berbagai organisasi kepanduan yang terpecah-pecah di berbagai daerah. Presiden Soekarno akhirnya berinisiatif menyatukan seluruh organisasi tersebut menjadi satu wadah resmi.
Upaya penyatuan ini diwujudkan melalui terbitnya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961. Keputusan tersebut secara resmi menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia.
Nama Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang diusulkan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Istilah luhur ini memiliki arti sebagai sekumpulan jiwa muda yang selalu suka berkarya.
Momen bersejarah penganugerahan panji-panji Gerakan Pramuka terjadi pada tanggal empat belas Agustus. Peristiwa penting pada tahun 1961 inilah yang kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka Nasional.
Sejak saat itu, pendidikan kepramukaan mulai digalakkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di berbagai tingkatan sekolah. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa yang tangguh dan mandiri.
Kini, peringatan Hari Pramuka selalu dirayakan dengan penuh semangat melalui berbagai kegiatan perkemahan. Sejarah panjang ini membuktikan bahwa semangat kepanduan akan terus menyala di dada pemuda Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....