Rosy Retrospection : Mengapa Masa Lalu Selalu Terasa Lebih Indah ?
- 12 Agt 2026 16:17 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Rosy Retrospection: Mengapa Masa Lalu Selalu Terasa Lebih Indah?
RRI.CO.ID, Cirebon – Ketika mengenang masa-masa sekolah atau masa kecil, kita sering kali merasa bahwa zaman dahulu jauh lebih menyenangkan dan tanpa beban dibandingkan masa kini. Padahal jika diingat-ingat kembali, dulu kita juga sering stres menghadapi ujian atau masalah pertemanan. Kecenderungan ingatan ini disebut Rosy Retrospection (Retrospeksi Merah Jambu).
Dilansir dari Verywell Mind, Rosy retrospeksi adalah bias kognitif di mana seseorang menilai dan mengingat kejadian masa lalu secara jauh lebih positif dibandingkan saat kejadian tersebut sebenarnya dialami secara real-time. Otak manusia seolah memoles kenangan lama dengan kacamata berwarna merah jambu yang indah.
Mengapa otak kita melakukan hal ini? Para ahli ilmu kognitif menjelaskan bahwa seiring berjalannya waktu, ingatan manusia cenderung menyaring atau mengikis emosi negatif kecil (seperti rasa lelah, cemas, atau ketidaknyamanan) dan mempertahankan emosi positif yang berkesan. Ini adalah cara alami otak untuk menjaga mood dan kesejahteraan mental kita.
Fenomena ini menjelaskan mengapa orang sering mengalami nostalgia berlebihan, merindukan mantan kekasih yang sebenarnya beracun (toxic), atau menganggap generasi masa lalu selalu lebih baik daripada generasi sekarang.
Meskipun nostalgia bisa memberikan rasa nyaman, terjebak dalam rosy retrospeksi dapat membuat kita sulit menerima dan menikmati masa kini. Selalu ingat bahwa masa lalu terasa indah karena otak kita sengaja menyembunyikan bagian-bagian yang rumit dari kenangan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....