10 Jenis Burung Cendrawasih

  • 29 Jun 2026 12:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - ndonesia patut bangga memiliki Papua. Bukan hanya karena kekayaan alamnya yang melimpah, tetapi juga karena menjadi rumah bagi salah satu makhluk paling indah di bumi yaitu Burung Cendrawasih. Dijuluki sebagai Bird of Paradise (Burung Surga), keluarga burung Paradisaeidae ini terkenal dengan warna bulunya yang mencolok dan tarian kawinnya yang luar biasa teatrikal. Dari sekitar 41 spesies yang ada di dunia, mayoritas bisa ditemukan di hutan tropis Papua.

Dilansir dari petpintar.com Senin, 26 Desember 2022 Berikut ini ada 10 jenis Burung Cendrawasih:

1. Cendrawasih Botak

Burung cendrawasih botak (Cicinnurus respublica) mempunyai ukuran tubuh cukup kecil karena panjangnya hanya 21 cm saja. Kamu bisa menemukan burung yang satu ini di daerah Papua Barat, lebih tepatnya terletak di pulau Batanta dan Waigeo. Jantan dari burung cendrawasih botak ini mempunyai warna bulu yang tidak sama pada setiap bagian tubuhnya, pada area badan mereka didominasi warna merah dan hitam dengan tengkuk berwarna kuning.Sedangkan untuk kulit kepala dan kaki dari burung dengan sebutan Wilson's bird-of-paradise ini berwarna biru, paruhnya berwarna hijau serta sepasang ekor berwarna ungu dengan bentuk melingkar.

2. Cendrawasih Gagak

Burung cendrawasih jenis ini mempunyai bulu yang didominasi oleh warna hitam dan bulunya sangat halus. Paruh cendrawasih gagak (Lycocorax pyrrhopterus) juga berwarna hitam, tetapi matanya berwarna merah. Anda dapat menemui burung ini di hutan dataran rendah yang ada di daerah Maluku Utara. Kemudian untuk ukuran tubuhnya, burung ini berada direntang 34 cm saja dan biasanya betina cendrawasih gagak ini berukuran lebih kecil dari pejantannya. Keunikan dari burung dengan sebutan Halmahera paradise-crow ini adalah mereka kerap mengeluarkan suara yang hampir sama seperti gonggongan.

3. Cendrawasih Merah

Sesuai seperti namanya, jenis burung cendrawasih yang dapat ditemukan di daerah Raja Ampat ini didominasi dengan bulu yang berwarna merah dan warna kuning pada daerah leher hingga dadanya. Cendrawasih merah (Paradisaea rubra) mempunyai ukuran tubuh mulai dari 33 sm hingga 72 cm. Untuk kulit wajah dari cendrawasih merah itu berwarna hijau terang dengan paruh nya berwarna kuning cerah. Ekor cendrawasih merah sangat panjang sehingga menjuntai cantik dengan warna putih pada bagian ujungnya serta dihiasi dengan dua buah pilin yang sudah menjadi ciri khas burung dengan sebutan Red bird-of-paradise ini.

4. Cendrawasih Bidadari Halmahera

Jenis burung cendrawasih selanjutnya adalah bidadari halmahera (Semioptera wallacii) yang menjadi burung endemik dari pulau Halmahera atau kepulauan Maluku. Nama dari burung Standardwing bird-of-paradise ini katanya diberikan langsung oleh George Robert Gray guna menghormati Alfred Russel Wallace atau seseorang yang menemukannya pertama kali di tahun 1858. Cendrawasih halmahera mempunyai ciri khas bulu berwarna putih panjang yang menekuk sampai keluar sayap dan dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai dengan keinginan burung tersebut.

5. Cendrawasih Astrapia Arfak

Nama dari jenis burung yang satu ini diambil dari bahasa Yunani yang mempunyai arti penerangan dan hitam. Cendrawasih hitam (Astrapia nigra) tentunya mempunyai bulu yang didominasi dengan warna hitam bercampur hijau, silver dan ungu. Astrapia arfak mempunyai ekor yang tumpul dan sangat panjang serta paruhnya berukuran pendek. Mereka mempunyai panjang tubuh sekitar 60 cm dan area tengkuk mereka berwarna kuning dengan ekor dan sayap berwarna ungu mengkilap.

6. Cendrawasih Parotia Arfak

Jenis burung cendrawasih selanjutnya adalah parotia arfak (Parotia sefilata) yang mempunyai sifat dimorfik yakni jantan dan betinanya mempunyai warna yang sangat berbeda. Kamu hanya bisa menemukan burung ini di daerah hutan Vogelkop dan semenanjung Wandamen. Cendrawasih parotia jantan mempunyai bulu berwarna hitam dan mempunyai hiasan berbentuk segitiga berwarna perak pada bagian atas kepalanya. Sedangkan pada betinanya mempunyai bulu berwarna coklat dan tidak mempunyai hiasan berbentuk segitiga.

7. Cendrawasih Kuning-kecil

Jenis burung cendrawasih (Paradisaea minor) yang satu ini hanya berukuran 32 cm saja. Warna bulu bagian depannya coklat sedikit kemerahan, sementara bulu belakangnya berwarna kuning. Selain itu, ekornya lebat dan panjang dengan paduan warna putih dan kuning. Cara dalam membedakan antara betina dan jantan dari burung Lesser bird-of-paradise ini adalah dari tenggorokannya, jika pada jantan tenggorokannya ada bulu berwarna hijau, maka betina nya mempunyai putih pada area dada dan warna coklat dibagian kepalanya.

8. Cendrawasih Raggiana

Cendrawasih raggiana (Paradisaea raggiana) mempunyai ukuran tubuh sekitar 34 cm. Bulunya berwarna merah kecoklatan dengan warna kuning pada matanya. Yang menjadi perbedaan dari jantan dan betina nya yaitu bulu di area leher nya. Biasanya bulu jantan didominasi dengan warna hijau dan mempunyai mahkota kuning di bagian kepalanya. Sementara untuk betina dari burung Raggiana bird-of-paradise ini memiliki ukuran yang lebih kecil dengan warna bulu yang kecoklatan.

9. Cendrawasih Astrapia Ekor-pita

Burung cendrawasih jenis ini mempunyai ciri khas yakni ekor putihnya yang sangat panjang dan mirip seperti pita. Ukuran tubuh dari burung Ribbon-tailed astrapia itu hanya 32 cm saja. Berbicara tentang bulunya, burung jantan dari Astrapia Ekor-pita (Astrapia mayeri) akan memiliki bulu berwarna hitam dengan gabungan hijau pada bagian kepalanya, sementara betinanya didominasi dengan warna coklat.

10. Cendrawasih Biru

Anda dapat menemukan burung cendrawasih biru di daerah Papua Nugini. Untuk ukuran tubuh dari Blue bird-of-paradise ini adalah kurang lebih 31 cm dengan warna bulu hitam dan mata serta kakinya berwarna coklat. Nama dari cendrawasih biru (Paradisaea rudolphi) sendiri disematkan karena hampir semua bagian sayap dari burung ini didominasi dengan warna biru cerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....