Orang Tua Berperan Utama dalam Membentuk Generasi Saleh dan Salehah
- 23 Jun 2026 11:42 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Membentuk anak yang saleh dan salehah perlu direncanakan sejak dini, bahkan sebelum anak dilahirkan. Perencanaan tersebut mencakup pemilihan pasangan hidup, pendidikan agama, hingga lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Hal tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Quran Cikalahang, KH. Aminudin, dalam program Mutiara Pagi RRI Cirebon, Senin 22 Juni 2026. Menurutnya, setiap orang tua tentu menginginkan anak yang mampu menjadi kebanggaan keluarga sekaligus bermanfaat bagi agama dan masyarakat.
KH. Aminudin menjelaskan bahwa anak merupakan anugerah sekaligus amanah dari Allah SWT. Karena itu, orang tua perlu memiliki perencanaan yang matang agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.
Ia menegaskan bahwa membentuk anak saleh tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan materi. “Anak-anak yang saleh itu tidak cukup dengan diberi makan, diberi sandang, diberi motor, mobil, tidak cukup. Tetapi anak-anak yang saleh membutuhkan pendidikan agama dan pelatihan akhlak sejak kecil,” ujarnya.
Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan pasangan suami istri adalah memperbanyak doa kepada Allah SWT. Ia mencontohkan kisah Nabi Zakaria yang tetap memohon keturunan meskipun secara usia dan kondisi fisik sudah tidak memungkinkan memiliki anak, hingga akhirnya dikaruniai Nabi Yahya.
Selain doa, pendidikan agama sejak dini juga menjadi faktor penting dalam membentuk karakter anak. KH. Aminudin mengatakan orang tua perlu membiasakan anak mengenal ibadah, mendatangi masjid, dan mengikuti kegiatan keagamaan agar tumbuh kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.
“Bagaimana caranya anak-anak kita supaya menjadi anak yang saleh? Yang pertama tentunya doa dari orang tua kita. Setelah lahir diazani, diiqamati, kemudian dibiasakan dibawa ke masjid dan majelis taklim supaya terbiasa berbuat kebaikan,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya pengaruh media digital, ia menilai lingkungan pendidikan memiliki peran yang sangat besar. Menurutnya, pesantren menjadi salah satu pilihan yang efektif untuk membantu orang tua dalam membimbing anak agar tetap berada di jalur yang baik.
“Lingkungan yang sehat sekarang itu tidak ada lain kecuali pesantren. Orang tua lepas dari anaknya satu jam saja, anak-anak kita sudah nongkrong di game dan internet sehingga tidak terkontrol lagi,” ujarnya.
KH. Aminudin juga menekankan pentingnya memilih pasangan hidup yang baik sebagai bagian dari perencanaan memiliki anak saleh. Menurutnya, kualitas agama, akhlak, dan latar belakang keluarga turut memberikan pengaruh terhadap proses pendidikan anak.
Ia menambahkan bahwa tanggung jawab mendidik anak pada dasarnya berada di tangan orang tua. Namun dalam praktiknya, tugas tersebut dapat dibantu oleh guru, kiai, ustaz, lembaga pendidikan, hingga berbagai pihak yang peduli terhadap tumbuh kembang anak.
KH. Aminudin juga mengimbau para orang tua untuk lebih serius memperhatikan pendidikan agama anak-anak mereka. Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi pribadi yang saleh, tetapi juga memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....