Muharam Bulan Mulia, Umat Diajak Tingkatkan Keimanan dan Kepedulian

  • 23 Jun 2026 12:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Menjelang 10 Asyura 1448 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah dan kepedulian sosial. Melalui program Mutiara Pagi RRI Cirebon, Ustadz KH. Jafar Shodiq, M.Pd.I., menjelaskan sejumlah amalan yang dapat dilakukan untuk memuliakan momentum tersebut.

Menurutnya, bulan Muharam merupakan bulan yang dimuliakan dalam Islam. Ia menjelaskan bahwa banyak peristiwa penting yang dikaitkan dengan bulan tersebut sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh.

Ia mengatakan salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah membaca dzikir Hasbunallah wanikmal wakil, nikmal maula wanikman nasir sebanyak 100 kali pada malam 10 Asyura. Amalan tersebut diyakini sebagai bentuk ikhtiar memohon kecukupan rezeki kepada Allah SWT.

“Di malam tanggal 10 Asyura membaca Hasbunallah wanikmal wakil, nikmal maula wanikman nasir 100 kali, insyaallah Allah memberi keutamaan baginya dan diberikan kecukupan rezeki di tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya.

Selain berdzikir, umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharam. Ia menjelaskan puasa tersebut memiliki keutamaan berupa pengampunan dosa-dosa yang telah lalu.

“Barang siapa yang berpuasa pada tanggal 10 Asyura, Allah akan mengampuni dosa-dosa kita di tahun-tahun yang kelewat,” katanya.

Amalan lain yang dianjurkan adalah menyayangi dan memperhatikan anak yatim. Menurutnya, mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura menjadi salah satu bentuk kasih sayang yang memiliki nilai pahala di sisi Allah SWT.

Ia juga mengingatkan pentingnya sedekah pada bulan Asyura. Tradisi berbagi makanan seperti bubur sura yang berkembang di masyarakat Cirebon dinilai dapat menjadi sarana mempererat kepedulian sosial sekaligus meneladani ajaran para nabi.

Empat amalan utama yang dapat dilakukan pada momentum 10 Asyura, yakni memperbanyak dzikir, berpuasa, menyantuni anak yatim, dan bersedekah. Menurutnya, seluruh amalan tersebut bertujuan mendekatkan diri kepada Allah sekaligus membawa manfaat bagi sesama.

“Puasa tiada lain untuk diampuni dosa. Menyantuni anak yatim untuk mendapat pahala, dan sedekah tujuannya untuk menghindari dari segala musibah,” katanya.

Melalui amalan-amalan tersebut, umat Islam diharapkan dapat memuliakan bulan Muharam dengan memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....