Pecinta Pokemon Wajib Tahu, Ada Bandara Bertema Pokemon di Jepang
- 17 Mei 2026 12:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Bandara di Jepang mulai memakai nama Pokemon sebagai strategi baru untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Kebijakan unik tersebut diumumkan pemerintah Prefektur Ishikawa untuk mendukung pemulihan ekonomi kawasan Semenanjung Noto setelah bencana alam besar terjadi sepanjang 2024.
Dilansir kantor berita Jepang Kyodo Kamis, 14 mei 2026, Bandara Noto akan memakai julukan “Noto Satoyama Pokemon With You Airport” mulai Juli 2025. Nama baru tersebut direncanakan digunakan hingga September 2029 sebagai bagian promosi wisata dan kampanye kebangkitan daerah terdampak bencana besar.
Pemerintah daerah berharap identitas Pokemon mampu meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada wisatawan asing secara lebih luas. Selain mengganti nama bandara, otoritas setempat juga menyiapkan berbagai dekorasi bertema Pokemon pada area terminal keberangkatan dan kedatangan penumpang.
Sebanyak 111 karakter Pokemon akan dipasang pada sejumlah sudut bandara untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih menarik bagi pengunjung. Wisatawan juga dapat membeli merchandise eksklusif bertema Pokemon yang hanya tersedia pada kawasan bandara tersebut selama masa promosi berlangsung.
Langkah kreatif ini dinilai efektif karena Pokemon merupakan salah satu ikon budaya populer Jepang dengan penggemar besar di berbagai negara dunia. Pemerintah Prefektur Ishikawa meyakini popularitas karakter tersebut mampu membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata dan usaha masyarakat lokal setempat.
Program bertema Pokemon tidak hanya diterapkan pada bandara, tetapi juga mencakup pemasangan tutup manhole bergambar karakter terkenal tersebut. Beberapa fasilitas wisata seperti pemandian kaki air panas di Wakura Onsen juga akan dihiasi dekorasi Pokemon untuk menarik wisatawan keluarga.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pokemon Company menunjukkan budaya populer dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi wisata yang efektif di Jepang. Strategi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi wilayah Noto sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan dalam beberapa tahun mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....