Pengajaran Salah Bisa Rusak Masa Depan Anak

  • 22 Apr 2026 09:30 WIB
  •  Cirebon

Mengasihi buah hati sejatinya bukan berarti memanjakan mereka dengan segala kemudahan tanpa batas. Mengasihi berarti mempersiapkan mental dan karakter anak agar siap menghadapi tantangan zaman, seperti dilansir dari pandangan pakar Anthony Dio Martin.

Kesalahan pertama yang sering muncul adalah pola pikir "sebagai anakku tidak boleh susah seperti kita dulu" yang membuat anak dimanja dengan kemewahan. Padahal, kenyamanan tanpa latihan menghadapi kesulitan justru membuat anak rapuh saat dunia nyata tidak lagi bersikap ramah kepada mereka.

Selanjutnya, orang tua perlu waspada terhadap sikap "asal kitanya senang, persetan dengan orang lain" yang menumbuhkan egoisme akut. Anak yang tumbuh tanpa empati akan kehilangan kepedulian sosial, padahal keberhasilan jangka panjang sangat ditentukan oleh kemampuan menghargai sesama.

Terkait pendidikan, narasi "untuk apa sekolah, banyak orang sukses tidak sekolah" dinilai sebagai pengecualian yang menyesatkan jika dijadikan nasihat umum. Pendidikan tetap krusial karena berfungsi membuka opsi, jaringan, dan cara berpikir yang memperluas jalan hidup sang anak di masa depan.

Pola asuh yang membiarkan anak melanggar aturan asal tidak ketahuan juga berisiko melatih mereka menjadi piawai menyiasati hukum. Hal ini menggeser standar moral anak dari benar atau salah menjadi sekadar urusan aman atau berisiko dalam bertindak.

Sikap eksklusif seperti larangan bergaul dengan orang yang berbeda suku atau agama juga dipandang dapat menyulitkan proses sosialisasi anak. Mengingat dunia kerja menuntut kolaborasi lintas latar belakang, anak seharusnya dilatih untuk hidup berdampingan dalam perbedaan sejak dini.

Terakhir, prinsip yang menghalalkan segala cara demi tujuan atau gaya hidup konsumtif sangat berbahaya bagi integritas mental anak. Menanamkan benih pembenaran moral dan mengutamakan citra di atas realitas hanya akan menyeret mereka pada praktik curang demi terlihat mewah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....