Empat Astronaut NASA Pecahkan Rekor Mengelilingi Bulan
- 07 Apr 2026 11:55 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Untuk pertama kalinya sejak 1972, manusia kembali meninggalkan orbit Bumi, kali ini dengan misi Artemis II yang membawa empat astronot mengelilingi Bulan. Mereka adalah Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch dari NASA, dan Jeremy Hansen dari Kanada yang masing-masing membawa tonggak sejarahnya sendiri sebagai astronot kulit hitam, perempuan, dan non-Amerika pertama yang menempuh perjalanan sejauh ini.
Melansir dari NASA, Senin, 6 April 2026, mereka resmi memecahkan rekor yang sudah dipegang Apollo 13 sejak 1970, menjadi manusia yang pernah melakukan perjalanan paling jauh dari Bumi, sejauh 252.757 mil. Di tengah perjalanan, mereka juga akan melewati sisi tergelap Bulan, bagian yang belum pernah dilihat langsung oleh mata manusia sebelumnya.
Misi Artemis II menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan eksplorasi luar angkasa modern. Setelah sekian dekade sejak manusia terakhir kali menginjakkan kaki di Bulan melalui program Apollo, kini harapan itu kembali menyala.
Artemis II dirancang sebagai misi berawak pertama dalam program Artemis, dengan tujuan utama menguji kemampuan manusia untuk kembali menjelajah ruang angkasa jauh, khususnya mengelilingi Bulan. Berbeda dengan misi sebelumnya, Artemis II tidak akan mendarat di permukaan Bulan.
Sebaliknya, empat astronot yang terlibat akan melakukan perjalanan mengelilingi satelit alami Bumi tersebut. Misi ini menjadi tonggak penting karena akan menjadi uji coba sistem penerbangan berawak di luar orbit rendah Bumi, sekaligus memastikan keselamatan dan kesiapan teknologi sebelum misi pendaratan di masa depan.
Keempat astronot yang dipilih untuk misi ini berasal dari latar belakang yang beragam, mencerminkan semangat kolaborasi internasional dalam eksplorasi luar angkasa. Mereka akan menaiki pesawat ruang angkasa Orion yang diluncurkan menggunakan roket Space Launch System (SLS), salah satu roket paling kuat yang pernah dikembangkan.
Selama perjalanan, para astronot akan menempuh jarak ratusan ribu kilometer dari Bumi, melintasi sisi jauh Bulan yang tidak pernah terlihat langsung dari planet kita. Misi ini tidak hanya soal perjalanan, tetapi juga tentang pengujian berbagai sistem penting.
Mulai dari sistem navigasi, komunikasi, hingga kemampuan manusia bertahan dalam lingkungan luar angkasa yang ekstrem. Para astronot akan menghadapi tantangan seperti radiasi kosmik, isolasi, serta kondisi gravitasi mikro dalam waktu yang cukup lama.
Semua data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting untuk misi Artemis berikutnya, termasuk rencana pendaratan manusia di permukaan Bulan. Selain aspek teknis, Artemis II juga membawa makna simbolis yang kuat.
Ini adalah langkah nyata menuju era baru eksplorasi luar angkasa yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Program Artemis sendiri memiliki visi untuk tidak hanya kembali ke Bulan, tetapi juga membangun kehadiran manusia jangka panjang di sana, bahkan, pengalaman dari misi ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan menuju eksplorasi Mars di masa depan.
Antusiasme publik terhadap misi ini juga cukup tinggi. Banyak yang melihat Artemis II sebagai momen bersejarah yang akan menginspirasi generasi baru untuk tertarik pada sains dan teknologi.
Dengan perkembangan media dan teknologi komunikasi saat ini, perjalanan para astronot dapat diikuti secara lebih dekat oleh masyarakat di seluruh dunia. Jika semua berjalan sesuai rencana, Artemis II akan membuka jalan bagi misi Artemis III yang ditargetkan membawa manusia kembali mendarat di Bulan.
Dengan demikian, perjalanan mengelilingi Bulan yang dilakukan oleh empat astronot ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah langkah besar dalam upaya manusia memahami dan menjelajahi alam semesta lebih jauh. Pada akhirnya, Artemis II bukan hanya tentang mencapai tujuan fisik, tetapi juga tentang memperluas batas imajinasi manusia, di tengah tantangan global yang ada, misi ini menjadi pengingat bahwa rasa ingin tahu dan semangat eksplorasi tetap menjadi bagian penting dari identitas manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....