Kita Kurang Memahami Emosi yang Kita Rasakan

  • 25 Feb 2026 13:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pernah tidak muncul pertanyaan, “Kenapa ya, hal kecil saja bisa membuat kita capek banget?” Kadang kita bingung, “Sebenarnya, apa yang sedang kita rasakan?” Marah, kecewa, atau cuma lagi capek saja?

Akhirnya alih-alih memahami, kita justru memilih memendam dan merasa kita semuanya akan baik-baik saja seiring berjalannya waktu. Dan tanpa sadar, emosi yang seharusnya diolah dan diselesaikan, justru berubah jadi bom waktu, seperti dilansir dari psikologiindonesia_.

Akhirnya, sedikit masalah membuat kita merasa berat, sedikit tekanan langsung membuat kita capek. Itu bukan berarti kita lemah, tapi karena kita terlalu sering menahan, bukan memahami emosi yang sedang kita rasakan.

Emotional Intelligence itu bukan berarti tidak pernah stres, tapi tahu kapan harus berhenti, kapan istirahat, dan kapan harus minta bantuan. Kadang kita bingung, kenapa hal kecil terasa berat, kenapa sedikit tekanan bisa membuat energi kita langsung habis.

Hal tersebut bukan karena masalahnya besar, tapi karena kita terlalu berjuang sambil menahan. Menahan capek, menahan emosi atau bahkan menahan semua perasaan butuh ruang untuk didengarkan.

Akhirnya kita jarang untuk benar-benar belajar dan memahami setiap emosi yang kita rasakan. Stres yang kita rasakan akhirnya bukan datang sebagai tanda, melainkan sebagai beban yang kita pikul sendirian.

Padahal emotional intelligence itu bukan tentang selalu tenang atau selalu kuat. Tapi tentang keberanian untuk sadar, terhadap apa yang kita rasakan, dan apa yang sebenarnya lagi kita butuhkan sekarang.

Kalau akhir-akhir ini kita gampang capek, sensitif, atau overthinking, mungkin itu tandanya, kita harus berhenti untuk keras sama diri sendiri, dan ingat bahwa berhenti sebentar itu bukan kemunduran. Istirahat itu bukan kegagalan dan minta bantuan itu bukan kelemahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....