Buah Akee, Buah yang paling ikonik dari Karibia
- 10 Feb 2026 15:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Akee (Blighia sapida) adalah buah nasional Jamaika yang memiliki reputasi unik di dunia kuliner internasional. Buah ini merupakan kerabat dekat dari kelengkeng dan rambutan, namun memiliki karakteristik yang jauh lebih kompleks dan berbahaya.
Keunikan utama Akee bukan hanya pada bentuk atau warnanya yang merah menyala, melainkan pada aturan ketat mengenai kapan dan bagaimana buah ini boleh dikonsumsi oleh manusia. Akee memiliki mekanisme perlindungan diri yang luar biasa melalui kandungan racun hypoglycin.
Buah ini tidak boleh dipetik paksa atau dibuka secara manual saat masih mentah. Keunikan yang menakjubkan adalah Akee akan memberikan "tanda" saat sudah aman dikonsumsi.
Kulit buahnya akan merekah atau terbuka sendiri secara alami hingga memperlihatkan tiga lobus daging buah berwarna kuning krim di dalamnya. Masyarakat lokal menyebut proses ini sebagai "buah yang tersenyum".
Jika dikonsumsi sebelum terbuka secara alami, buah ini dapat menyebabkan penyakit muntah Jamaika yang sangat fatal. Berbeda dengan sebagian besar buah tropis yang rasanya manis atau asam, Akee memiliki profil rasa yang gurih dan tekstur yang sangat unik.
Setelah biji hitam besarnya dibuang dan daging kuningnya dimasak, teksturnya berubah menjadi sangat lembut dan kental, menyerupai telur orak-arik. Inilah mengapa hidangan nasional Jamaika, Ackee and Saltfish, sangat populer buah ini diolah sebagai lauk pauk, bukan sebagai pencuci mulut.
Sensasi rasa creamy dan gurihnya menjadikannya salah satu buah paling unik secara fungsional di dunia. Meskipun berbahaya jika salah olah, Akee tetap menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Jamaika.
Buah ini menjadi simbol ketelitian dan kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam. Di pasar-pasar tradisional, pedagang sangat berhati-hati dalam memilih buah yang sudah benar-benar "tersenyum" untuk dijual.
Akee membuktikan bahwa alam terkadang menuntut rasa hormat dan kesabaran dari manusia sebelum memberikan kelezatan yang tiada tara di balik risiko yang ada.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....