Perlukah Review Resolusi di Akhir Januari?
- 28 Jan 2026 20:12 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Awal tahun identik dengan resolusi dan semangat baru. Namun, tak sedikit orang mulai merasa resolusinya goyah bahkan sebelum Januari berakhir. Di tengah realita kerja, cuaca, dan rutinitas harian, target yang awalnya terasa masuk akal perlahan terasa berat.
Kondisi ini sebenarnya sangat umum. Penelitian menunjukkan bahwa banyak resolusi tahun baru mulai ditinggalkan dalam beberapa minggu pertama. Studi tentang perilaku perubahan kebiasaan menemukan bahwa motivasi awal cenderung menurun cepat jika tidak disertai strategi yang jelas dan evaluasi rutin.
Salah satu penyebabnya adalah fenomena fresh start effect. Riset yang dipublikasikan dalam jurnal Management Science oleh Dai, Milkman, dan Riis menjelaskan bahwa momen awal seperti tahun baru mendorong orang menetapkan target besar, tetapi sering kali terlalu optimistis dan kurang realistis.
Di sinilah pentingnya review resolusi di akhir Januari. Menurut American Psychological Association (APA), evaluasi tujuan membantu seseorang menyesuaikan ekspektasi dengan kondisi nyata, sehingga target terasa lebih terkendali dan tidak menimbulkan tekanan berlebihan.
Review juga berperan dalam menjaga motivasi. Penelitian tentang goal setting menunjukkan bahwa tujuan yang spesifik dan dievaluasi secara berkala memiliki peluang lebih besar untuk tercapai dibanding tujuan yang dibiarkan tanpa refleksi. Evaluasi bukan tanda gagal, melainkan bagian dari proses adaptasi.
Dari sisi kesehatan mental, World Health Organization (WHO) menekankan bahwa target yang terlalu berat tanpa jeda refleksi dapat meningkatkan stres dan kelelahan mental. Menyederhanakan resolusi justru dapat membantu menjaga konsistensi dalam jangka panjang.
Review resolusi tidak harus rumit. Cukup tanyakan pada diri sendiri: apakah target masih relevan, apakah perlu diperkecil, atau apakah strategi perlu diubah. Pendekatan ini sejalan dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) yang banyak direkomendasikan dalam psikologi perilaku.
Jadi, review resolusi di akhir Januari bukan tentang mengoreksi kegagalan, melainkan memastikan arah tetap tepat. Dengan evaluasi sejak dini, resolusi tahun baru punya peluang lebih besar untuk bertahan bukan hanya sampai Februari, tapi hingga akhir tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....