Asal Muasal Munculnya Stiker di WhatsApp

  • 30 Sep 2025 07:12 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: WhatsApp, salah satu aplikasi pesan instan terpopuler di dunia, resmi meluncurkan fitur stiker pada Oktober 2018. Fitur ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan pengguna akan cara komunikasi yang lebih ekspresif dan menyenangkan, mengikuti jejak aplikasi lain seperti LINE dan Telegram yang lebih dulu memperkenalkan stiker.

Sebelum adanya stiker, WhatsApp hanya menyediakan emoji dan GIF sebagai sarana ekspresi pengguna. Namun seiring berkembangnya tren komunikasi visual, pengguna mulai mencari cara yang lebih personal dan kreatif dalam menyampaikan emosi. Inilah yang mendorong WhatsApp, yang dimiliki oleh Meta (dulu Facebook Inc.), untuk memperkenalkan stiker sebagai bagian dari pembaruan aplikasi versi 2.18.

Ketika pertama kali diluncurkan, WhatsApp menyediakan beberapa paket stiker resmi, termasuk koleksi seperti "Cuppy" dan "Salty". Selain itu, WhatsApp juga membuka API untuk pengembang pihak ketiga, memungkinkan pengguna mengunduh atau bahkan membuat paket stiker sendiri melalui aplikasi tambahan seperti "Sticker Maker". Hal ini membuat stiker menjadi elemen personalisasi dalam percakapan digital.

Sejak peluncurannya, fitur stiker mendapat respons positif dari pengguna di seluruh dunia. Fitur ini memperkaya interaksi dan meningkatkan keterlibatan dalam percakapan. Di berbagai negara, termasuk Indonesia, muncul banyak kreasi stiker lokal yang mencerminkan budaya, humor, dan bahasa daerah, menjadikan WhatsApp lebih relevan secara budaya.

Fitur stiker di WhatsApp kini menjadi bagian penting dalam komunikasi sehari-hari. Kemampuannya untuk menyampaikan ekspresi secara visual dan personal telah mengubah cara orang berinteraksi di platform digital. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi komunikasi, kemungkinan besar WhatsApp akan terus mengembangkan fitur ini agar semakin interaktif dan inklusif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....