Tren Gaya Kepang Rambut Ini, Lagi Viral

  • 11 Jul 2025 12:42 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Bagi banyak wanita, rambut lebih dari sekadar helai-helai protein yang tumbuh di kepala. Ini adalah bagian yang sangat penting dari identitas dan ekspresi diri. Sering disebut sebagai "mahkota" wanita, rambut adalah simbol utama kecantikan, feminitas, dan daya tarik. Rambut adalah kanvas pribadi yang bisa digunakan untuk mengekspresikan kepribadian, gaya, dan bahkan suasana hati.

Wanita (dan manusia pada umumnya) sudah mulai membuat kepang rambut sejak zaman prasejarah, jauh sebelum catatan tertulis ada. Bukti paling awal menunjukkan bahwa kepang sudah ada sekitar 25.000 hingga 30.000 tahun yang lalu. Salah satu dari beberapa penemuan dan bukti arkeologis yang mendukung hal ini adalah Venus of Willendorf, yaitu sebuah patung wanita kecil yang ditemukan di Austria, diperkirakan dibuat antara 28.000 hingga 25.000 SM, menunjukkan apa yang diyakini sebagai rambut kepang atau anyaman. Lukisan Gua Sahara juga menjadi bukti lain, ketika ditemukan lukisan batu di Gurun Sahara yang menggambarkan wanita dengan gaya rambut cornrows yang rumit, diperkirakan berasal dari sekitar 3500 SM.

Ini tentu saja menggambarkan bahwa praktik mengepang rambut adalah salah satu bentuk styling rambut tertua yang dikenal manusia, muncul secara independen di berbagai budaya di seluruh dunia, dan selalu sarat akan makna personal maupun sosial. Gaya kepang memang selalu punya tempat di dunia fesyen rambut dan terus berinovasi. Beberapa tren gaya kepang yang sedang viral dan patut dicoba saat ini, terutama di tahun 2024 dan diprediksi berlanjut di 2025 ini, antara lain:

Goddess Braids: Gaya ini sudah populer bertahun-tahun dan terus diminati. Ciri khasnya adalah kepang yang panjang dengan beberapa helai rambut keriting yang dibiarkan lepas. Ini memberikan kesan anggun dan feminin, cocok untuk berbagai acara.

Flip-Over Fulani Goddess Braids: Ini adalah kombinasi dari Fulani Braids (kepang yang menempel di kulit kepala dengan pola tertentu, seringkali dengan kepangan kecil di bagian depan dan beberapa manik-manik) yang dikombinasikan dengan teknik flip-over dan elemen goddess braids. Hasilnya adalah tampilan kepang yang bervolume, bisa diatur ke berbagai arah, dan memberikan kesan modern sekaligus etnik.

Fishbone Braids: Kepang ini dikenal dengan polanya yang menyerupai tulang ikan yang rapat dan rapi di kulit kepala. Gaya ini sangat stylish dan cocok untuk tampilan musim panas yang chic. Popularitasnya juga didukung oleh banyak influencer di media sosial seperti TikTok.

Classic Cornrows: Meskipun klasik, cornrows tetap menjadi pilihan favorit karena kepraktisan dan gayanya yang ikonik. Kepang ini dibuat rapat ke kulit kepala, membentuk pola garis-garis yang rapi. Sangat tahan lama dan cocok untuk berbagai jenis rambut, termasuk rambut keriting atau kinky.

Dutch Braid: Mirip dengan French Braid, tapi kepangannya dibuat "terbalik" (menonjol ke luar) sehingga memberikan dimensi dan tekstur yang lebih jelas. Gaya ini terlihat lebih dramatis dan modern, sering disebut juga "kepang timbul".

Kepang Sanggul (Braided Buns): Menggabungkan kepangan dengan sanggul, menghasilkan tampilan yang elegan dan praktis. Ada banyak variasi, mulai dari sanggul rendah dengan kepangan di sekelilingnya, hingga kepangan yang ditarik ke atas membentuk sanggul.

Fishtail Braid: Meskipun terlihat rumit, fishtail braid sebenarnya cukup mudah dibuat dengan menyilangkan helai-helai rambut kecil dari dua bagian utama. Ini memberikan tampilan yang sangat elegan dan romantis, sering digunakan untuk acara formal atau pernikahan.

Mengapa Tren Kepang Ini Viral?

Dukungan media sosial dan multiplatform seperti TikTok, Facebook, dan Instagram menjadi lahan subur bagi para hairstylist dan influencer untuk menunjukkan kreasi kepang terbaru, yang kemudian mendorong viralitasnya.

Merawat rambut, menatanya, atau bahkan membiarkannya tumbuh alami, semuanya adalah bagian dari proses dan perjalanan seorang wanita. Rambut bagi wanita adalah perpaduan unik antara estetika, emosi, budaya, dan identitas pribadi. Ini bukan hanya tentang penampilan fisik, tapi juga tentang bagaimana seorang wanita merasa tentang dirinya sendiri dan bagaimana ia ingin dilihat oleh dunia.

(Sumber: beautylisher.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....