Transaksi E-Commerce Meningkat, Pelaku Usaha Diminta Bijak Gunakan Kemasan
- 05 Okt 2026 12:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pertumbuhan transaksi e-commerce turut meningkatkan penggunaan berbagai jenis kemasan dalam proses pengiriman barang. Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan dalam penerapan ekonomi digital yang berkelanjutan.
Kaprodi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gunung Jati, Salsabila, S. Kom., M. Kom., mengatakan penggunaan kemasan perlu disesuaikan agar tidak menambah beban lingkungan. Menurutnya, pelaku usaha dapat mulai memilih bahan yang lebih mudah terurai.
Aktivitas belanja daring biasanya membutuhkan perlindungan tambahan agar barang tetap aman selama proses pengiriman. Penggunaan bubble wrap, plastik, dan kertas secara berlebihan dapat menghasilkan sampah setelah paket diterima konsumen.
“Kan itu pengemasannya kan pakai bubble wrap, plastik, kertas, dan lain sebagainya, dan itu kan bisa menjadi sampah yang bisa merusak lingkungan,” ujarnya kepada RRI, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurut Salsabila, persoalan kemasan menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan ketika ekonomi digital terus berkembang. Pelaku usaha dapat mengambil langkah sederhana dengan mengurangi penggunaan plastik dan memilih material yang lebih ramah lingkungan.
Penggunaan kemasan yang mudah terurai dapat membantu mengurangi dampak sampah dari aktivitas perdagangan digital. Langkah tersebut juga dapat menjadi bentuk tanggung jawab pelaku usaha terhadap lingkungan di tengah meningkatnya transaksi secara daring.
“Maka dari itu sebaiknya para penjual juga lebih bijak dalam mengemas barangnya itu agar mudah terurai,” katanya.
Perubahan pola pengemasan tidak harus menghilangkan fungsi perlindungan terhadap produk selama proses pengiriman. Pelaku usaha dapat menyesuaikan jenis dan jumlah kemasan agar kebutuhan perdagangan tetap terpenuhi tanpa meningkatkan pencemaran lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....