SPPG Ciwaru Disuspend, Tunggu Hasil Laboratorium

  • 15 Sep 2026 19:54 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • SPPG Dapur Sumberjaya di Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, secara resmi disuspend sementara akibat dugaan keracunan yang menimpa 30 pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis.
  • Penghentian operasional dilakukan oleh Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan bersama Badan Gizi Nasional sebagai langkah antisipasi dan penyelidikan insiden tersebut.
  • Fasilitas SPPG tidak diizinkan kembali beroperasi hingga proses pemeriksaan menyeluruh dan tindak lanjut atas insiden keracunan selesai dilaksanakan.

RRI.CO.ID, Kuningan – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sumberjaya, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, resmi disuspend sementara setelah muncul dugaan keracunan yang dialami 30 pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penghentian operasional dilakukan Satuan Tugas Percepatan Pelaksanaan Pemenuhan Makan Bergizi Gratis (Satgas P3MBG) Kabupaten Kuningan bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

SPPG belum diperbolehkan kembali beroperasi hingga proses pemeriksaan dan tindak lanjut atas insiden tersebut selesai. ZdfKetua Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan, U Kusmana, mengatakan keputusan suspend merupakan langkah sementara sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Dari Satgas MBG kabupaten dan BGN, SPPG tersebut sudah disuspend sementara sambil menunggu hasil laboratorium dan tindak lanjutnya,” kata U Kusmana kepada wartawan di Kuningan, Selasa 15 September 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah 30 pelajar, terdiri atas 29 siswa SMPN 2 Ciwaru dan satu siswa SDN Lebakherang, mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap menu MBG pada Senin 14 September 2026, lalu. Para siswa mengonsumsi makanan sekitar pukul 08.00 WIB seusai upacara bendera.

Sekitar satu jam kemudian, sejumlah siswa mulai mengalami pusing, mual hingga muntah dan kemudian mendapat penanganan di Puskesmas Ciwaru. Meski demikian, penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan.

Pemerintah daerah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dan bahan baku yang telah diambil Dinas Kesehatan. Investigasi kini diarahkan pada seluruh proses produksi, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah.

Dapur Sumberjaya sendiri memiliki kapasitas produksi sekitar 2.951 porsi MBG per hari. Sebanyak 302 porsi di antaranya dialokasikan untuk SMPN 2 Ciwaru.

Berdasarkan penelusuran awal, bahan baku seperti ayam dan sayuran tiba di dapur pada sore hari menjelang Magrib. Proses memasak dimulai sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, kemudian makanan dikemas dan didistribusikan pada pagi hari.

Sambil menunggu hasil laboratorium, Pj Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan menginstruksikan jajaran sekolah, pemerintah desa serta Satgas Kecamatan memperketat pengawasan terhadap kualitas makanan dan distribusi MBG. Suspend terhadap SPPG Sumberjaya menjadi langkah pengamanan sementara agar proses investigasi dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan penerima manfaat program MBG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....