Antrean BBM di Makassar Landai usai SPBU Modular Ditempatkan

  • 14 Sep 2026 17:38 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kondisi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar dilaporkan semakin landai pada Senin, 14 September 2026. Hal ini menyusul berbagai langkah penanganan pelayanan dan distribusi BBM yang dilakukan Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai upaya memperluas titik pelayanan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Satgas Layanan BBM menempatkan tiga SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), sekitar Masjid 99 Kubah, Makassar. Penempatan titik baru tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan guna membantu mengurai konsentrasi kendaraan di SPBU yang ada.

Satgas Layanan BBM di kawasan CPI difokuskan untuk melayani BBM jenis Pertalite khusus kendaraan roda dua. Bagi kendaraan roda dua umum, pengisian diberlakukan dengan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan.

Aturan ganjil-genap tersebut tidak diberlakukan bagi kendaraan ojek daring. Setiap kendaraan diberi batasan pengisian maksimal 3 liter dengan opsi pembayaran melalui mesin EDC maupun tunai.

Selain penambahan SPBU modular, pihak pengelola juga melakukan rekonfigurasi SPBU, penambahan nozzle dan operator, serta pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam. Pengiriman pasokan BBM terus dijalankan setiap hari untuk menjaga ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengonfirmasi perkembangan kondisi antrean di lapangan. "Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai," ujar Okky.

"Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan. Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan masyarakat yang bersama-sama mengikuti pengaturan di lapangan," katanya menambahkan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri turut hadir di Makassar untuk memantau pelaksanaan penanganan pelayanan di lapangan. Kehadiran pimpinan tersebut bertujuan memastikan langkah pengawasan dan penanganan dapat segera ditindaklanjuti bersama pemangku kepentingan di daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas ESDM turut memfasilitasi lokasi dan sarana pendukung untuk titik pelayanan tambahan ini. Adapun masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan laporan pelayanan dapat menghubungi Pertamina Contact Center pada saluran 135.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....