Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Jaga Keseimbangan Energi dan Lingkungan
- 11 Sep 2026 16:22 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – Upaya menjaga keberlanjutan lingkungan menjadi bagian penting dalam pengembangan industri energi, termasuk dalam pelaksanaan proyek infrastruktur Kilang Balongan. Hal tersebut disampaikan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui fungsi Project R&P Balongan saat menggelar Goes to Campus di Universitas Wiralodra, Indramayu, Rabu 10 September 2026.
Kegiatan bertema “Inspiring Future Energy Professional and Environmental Champions” tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai peran Project R&P Balongan dalam mendukung kelancaran operasional kilang sekaligus menjaga kelestarian alam serta kesehatan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi. Pjs. General Manager Project R&P Balongan, Ashabul Kahfi, mengatakan operasional kilang yang menghasilkan emisi karbon perlu diimbangi dengan berbagai upaya berkelanjutan untuk menekan dampak terhadap lingkungan.
“Penting bagi kita untuk menyeimbangkan kegiatan operasional kilang yang menghasilkan emisi karbon dengan berbagai upaya berkelanjutan yang dapat menekan atau menurunkan emisi karbon tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan Project R&P Balongan adalah penanaman mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Indramayu. Program tersebut mulai dilakukan pada 2023 di Pantai Tiris dengan jenis mangrove yang ditanam, yakni Rhizophora mucronata, dan dilanjutkan di sejumlah wilayah pesisir lainnya.
Hingga 2026, Project R&P Balongan telah menanam sekitar 165 ribu bibit mangrove dengan luas area penanaman mencapai sekitar 15 hektare. Pertumbuhan mangrove juga dipantau secara rutin dengan melibatkan masyarakat untuk memastikan tanaman dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Seminar ini penting kami lakukan untuk membangun masa depan energi yang berkelanjutan melalui inovasi, kolaborasi, dan kepedulian lingkungan demi terwujudnya Net Zero Emission di Tahun 2060,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanaman dan pemeliharaan mangrove diharapkan dapat membantu mengurangi risiko abrasi, memulihkan ekosistem pesisir, serta mendukung komitmen Pertamina dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

Sementara itu, Rektor Universitas Wiralodra, Prof. Dr. Dra. Ipong Dekawati, M.Pd., mengapresiasi komitmen Project R&P Balongan dalam memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai industri energi dan kepedulian terhadap lingkungan. “Dari seminar ini, diharapkan kelak mahasiswa bisa menjadi calon profesional di industri energi sekaligus bisa menjadi pahlawan lingkungan di masa depan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Project R&P Balongan juga menghadirkan Koordinator Ahli Pengelolaan Lingkungan/Mangrove Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Dr. Rahmat Abbas, yang membahas perubahan iklim dan bencana. “Pertamina telah banyak menanam mangrove, tidak hanya di Indramayu tapi di seluruh daerah di Indonesia. Setiap hektar mangrove yang kita tanam dan pelihara adalah investasi nyata bagi stabilitas iklim bumi dan kesejahteraan generasi masa depan,” katanya.
Selain itu, Senior Officer HSSE Project Balongan, Feri Haldino AMD, S.ST., memberikan pemaparan mengenai penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di lingkungan Pertamina. Aspek tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan pekerja serta perlindungan lingkungan.
Fungsi Project R&P Balongan merupakan bagian dari sektor hilir Pertamina yang bertugas merencanakan, mengelola, dan mengeksekusi proyek pembangunan serta pengembangan infrastruktur kilang minyak dan fasilitas petrokimia. Sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) telah diselesaikan dengan lancar dan nihil fatality maupun kecelakaan kerja lainnya.
Melalui kegiatan Goes to Campus, mahasiswa diharapkan semakin memahami keterkaitan antara pengembangan industri energi dan keberlanjutan lingkungan. Mahasiswa sebagai agent of change juga didorong mengembangkan kompetensi di bidang energi sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan masa depan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....