Pertamina Patra Niaga RU Balongan Terima Kunjungan Manajemen IQQA Pertamina
- 06 Sep 2026 16:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan memperkuat komitmen menjaga keandalan operasional dan pasokan energi nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kegiatan Management Walkthrough (MWT) dari jajaran manajemen Integrated Quality & Quantity Assurance (IQQA) PT Pertamina (Persero).
Kunjungan kerja yang berpusat di Gedung Amanah Kompleks RU Balongan, Indramayu, Kamis, 3 September 2026 ini dipimpin langsung oleh VP IQQA PT Pertamina (Persero) Deby Irawan Sanjaya. Kedatangan tim MWT diterima secara langsung oleh Executive General Manager RU Balongan Yulianto Triwibowo beserta jajaran manajemen.
Kegiatan MWT ini berfokus pada pengawasan, evaluasi kualitas dan kuantitas, serta penanganan tantangan teknis pasokan minyak mentah (crude oil). Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran seluruh proses pengolahan energi dari hulu hingga hilir.
Executive General Manager RU Balongan Yulianto Triwibowo menyampaikan kunjungan MWT IQQA Holding sangat penting untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keandalan kilang. Hal ini krusial dalam merespons dinamika pasokan bahan baku serta kebutuhan energi nasional secara fleksibel.
"Di tengah tantangan pasokan pemenuhan bahan baku RU Balongan terus berupaya menjaga fleksibilitas dan keandalan operasional demi pemenuhan BBM nasional,” ujar Yulianto.
Yulianto juga menyoroti tantangan operasional kilang dalam memenuhi tingginya kebutuhan Solar nasional di tengah dinamika suplai bahan baku. Kilang Balongan terus berupaya maksimal agar ketersediaan bahan bakar minyak tetap aman di masyarakat.
"RU Balongan saat ini menjadi salah satu benteng utama (bumper) dalam merespons perubahan pola suplai energi nasional. Kami terus berupaya maksimal menjaga fleksibilitas dan keandalan pengolahan agar ketersediaan BBM, khususnya Solar, tetap terjaga aman di masyarakat," ucap Yulianto.
Sementara itu, VP IQQA PT Pertamina (Persero) Deby Irawan Sanjaya menjelaskan kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Logistik & Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin. Arahan tersebut bertujuan memastikan kelancaran "lifting" dan pengolahan minyak mentah secara terintegrasi.
Deby mengapresiasi Kilang Balongan yang konsisten dan andal dalam menjalankan operasional serta memenuhi kebutuhan pasokan energi masyarakat. Ia juga menyinggung adanya peningkatkan tajam produksi dari sumur Akasia Prima yang membutuhkan penanganan cermat.
"Produksi dari sumur Akasia Prima saat ini mengalami peningkatkan tajam dari perkiraan awal. Ini adalah berkah besar bagi Pertamina, namun harus dikelola dengan kewaspadaan tinggi," kata Deby.
Guna mengatasi tantangan tersebut, Tim IQQA bersama fungsi terkait telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Langkah ini dirancang tanpa mengganggu operasional kilang maupun keselamatan kerja dan lingkungan.
Selain aspek operasional, Deby menekankan pentingnya perlindungan aspek "Health, Safety, and Environment" (HSE) serta pemantauan kondisi pekerja. Langkah mitigasi kesehatan lingkungan dan pemantauan kondisi fisik pekerja telah dilakukan secara berkala bersama tim HSSE.
"Kesehatan pekerja dan perlindungan lingkungan merupakan aspek utama. HSSE bukan hanya soal keselamatan kerja, tetapi juga pemeliharaan lingkungan yang berdampak pada reputasi dan keberlanjutan perusahaan. Kami memastikan penanganan ini dilakukan secara cermat agar operasional Kilang Balongan tetap aman, andal, dan sesuai standar ketat," ucap Deby.
Rangkaian kegiatan MWT dilanjutkan dengan pemaparan profil operasi kilang serta "Site Visit" ke sejumlah area kritis kilang. Kunjungan ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) guna merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....