Perhutani Kuningan Perkuat Siaga Karhutla di Cipakem
- 04 Sep 2026 18:30 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Perum Perhutani KPH Kuningan menggelar Cipakem Charity Ride 2026 dengan mengajak komunitas motor cross untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.
- Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Sinarmulya, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan dan bersamaan dengan perayaan Anniversary ke-14 SKL Andi Jaya.
- Charity ride ini bukan hanya bakti sosial tetapi juga menjadi ajang patroli bersama untuk memantau kondisi kawasan hutan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.
RRI.CO.ID, Kuningan - Perum Perhutani KPH Kuningan menggandeng komunitas motocross untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Cipakem Charity Ride 2026 di Dusun Sinarmulya, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan yang digelar bersamaan dengan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-14 SKL Andi Jaya ini tidak hanya dikemas sebagai aksi bakti sosial. Acara tersebut juga menjadi ajang patroli bersama untuk memantau kondisi kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.
Patroli ini melibatkan Gabungan Motor Cross Cipakem (GMCC) bersama jajaran Polres Kuningan, Polsek Lebakwangi, dan unsur TNI. Kegiatan tersebut juga diikuti perwakilan Kecamatan Maleber, Pemerintah Desa Cipakem, serta manajemen Perhutani KPH Kuningan.
Para peserta menempuh sejumlah jalur off-road yang berada di kawasan hutan RPH Cipakem, BKPH Garawangi, KPH Kuningan. Selain menjadi kegiatan komunitas, perjalanan tersebut dimanfaatkan untuk memantau kondisi kawasan hutan dan mendeteksi potensi gangguan maupun ancaman kebakaran sejak dini.
Wakil Administratur/KSPH Kuningan, Mukhlis, mengatakan kegiatan patroli tersebut berawal dari permohonan komunitas motor cross untuk melintasi kawasan hutan. “Awalnya hanya izin lintas, namun sekalian saja kita adakan acara patroli bersama dalam rangka siaga Karhutla agar manfaat positifnya lebih banyak didapatkan,” ujar Mukhlis, Jumat, 4 September 2026.
Menurutnya, keterlibatan komunitas motor cross dalam pemantauan kawasan hutan merupakan bentuk sinergi positif. Komunitas yang sering beraktivitas di kawasan hutan dinilai dapat membantu memberikan informasi apabila menemukan indikasi kebakaran maupun gangguan terhadap keamanan kawasan.
Mukhlis juga menyampaikan permohonan maaf dari Administratur KPH Kuningan yang tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena memiliki agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Sementara itu, Ketua Umum GMCC, Didi Yatna, mengapresiasi dukungan Perum Perhutani KPH Kuningan serta unsur TNI dan Polri terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada semuanya yang mendukung acara ini, terutama dari jajaran kepolisian, TNI dan Perum Perhutani KPH Kuningan,” kata Didi.
Ia berharap sinergi antara komunitas, Perhutani, TNI, dan Polri dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif, terutama dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Melalui Cipakem Charity Ride 2026, patroli berbasis komunitas tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat pencegahan Karhutla dengan melibatkan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....