KAI Daop 3 Cirebon Sediakan Water Station Gratis di 3 Stasiun
- 02 Sep 2026 16:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – KAI Daerah Operasi 3 Cirebon menyediakan fasilitas Water Station gratis bagi pelanggan di tiga stasiun. Fasilitas tersebut tersedia di Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, dan Stasiun Jatibarang.
Keberadaan Water Station memungkinkan pelanggan mengisi ulang air minum secara gratis sebelum maupun selama perjalanan menggunakan kereta api. Fasilitas ini sekaligus menjadi bagian dari upaya KAI mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan penyediaan Water Station merupakan salah satu bentuk penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG. Khusus pada aspek lingkungan, fasilitas tersebut diarahkan untuk membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Penyediaan Water Station merupakan bentuk nyata komitmen KAI Daop 3 Cirebon dalam menerapkan prinsip ESG, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kami mengajak para pelanggan untuk membiasakan diri membawa tumbler saat bepergian dengan kereta api sehingga dapat mengisi ulang air minum secara gratis di stasiun,” ujar Muhibbuddin dalam keterangan rilis KAI Daop 3 Cirebon pada Senin, 31 Agustus 2026.
Water Station menyediakan tiga pilihan air bagi pelanggan, yakni air panas, air suhu normal, dan air dingin. Pilihan tersebut memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mengisi ulang air minum sesuai kebutuhan dan preferensi.
Selain memberikan kemudahan, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan kebiasaan pelanggan untuk membawa tumbler saat bepergian. Dengan menggunakan wadah minum secara berulang, pelanggan dapat mengurangi ketergantungan terhadap air minum dalam kemasan sekali pakai.
Dari sisi layanan, Water Station menggunakan water purifier yang terhubung dengan sumber air perpipaan atau air tanah yang telah melalui proses pengolahan. Air tersebut kemudian melewati proses filtrasi berlapis sebelum dapat dimanfaatkan sebagai air minum.
Muhibbuddin mengatakan keberadaan Water Station tidak hanya ditujukan sebagai fasilitas tambahan bagi pelanggan, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kualitas air. KAI memastikan air yang tersedia telah melalui proses pengolahan dan pengujian.
“Water Station ini bukan sekadar fasilitas untuk mengisi air minum. Di dalamnya terdapat sistem pengolahan dan filtrasi berlapis serta proses pengujian kualitas air yang dilakukan secara terukur. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan ketika memanfaatkan fasilitas ini,” katanya.
Penyediaan Water Station juga menjadi bagian dari upaya KAI membangun ekosistem perjalanan yang lebih berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam mendorong lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Muhibbuddin berharap penggunaan tumbler menjadi kebiasaan yang semakin banyak dilakukan pelanggan kereta api. Menurutnya, perubahan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pengurangan sampah plastik.
“Kami berharap keberadaan Water Station ini dapat mendorong semakin banyak pelanggan untuk membawa tumbler dari rumah. Satu tumbler yang digunakan berulang kali mungkin terlihat sebagai langkah sederhana, tetapi jika dilakukan oleh jutaan pelanggan kereta api, tentu kontribusinya terhadap pengurangan sampah plastik akan menjadi jauh lebih besar. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan perjalanan yang lebih sehat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi generasi mendatang,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....