Generasi Muda Diminta Cerdas Hadapi Tantangan dan Tetap Berkarakter Pancasila

  • 31 Agt 2026 18:05 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kedaulatan, dan karakter bangsa di tengah berbagai tantangan sosial serta derasnya arus informasi. Plt. Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya Bakesbangpol, Dewi Fitriyani, mengatakan Indonesia membutuhkan generasi muda yang cerdas dan mampu membaca situasi tanpa kehilangan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Indonesia saat ini butuh generasi yang memang benar-benar cerdas ya, Pak. Cerdas. dia bisa membaca situasi saat ini. Tetap dengan segala permasalahan saat ini dan tetap bisa menjaga komitmen dan tadi kembali lagi ke judul kita berdaulatulat bersatu bersatu berdaulat dan berkatu berdaulat dan berkarakter,” katanya pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda menjadi bagian dari tugas Bakesbangpol, khususnya melalui kegiatan wawasan kebangsaan, pendidikan ideologi, serta pendidikan bela negara.

Ia menjelaskan, pembinaan Paskibraka juga menjadi salah satu sarana membentuk generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan sebagai pengibar bendera, tetapi juga mempunyai karakter yang sesuai dengan nilai Pancasila.

“Jadi kita ini ada kegiatan road show, wawasan kebangsaan, serta ada pendidikan ideologi, serta pendidikan bela negara itu kita masih selalu melaksanakan itu di setiap tahunnya. Dan satu lagi tentu dengan Paskib Braka ya, Pak,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembinaan Paskibraka saat ini diarahkan untuk membentuk pemuda yang memiliki karakter Pancasila. Setelah menyelesaikan pembinaan, para Paskibraka akan dikukuhkan sebagai Duta Pancasila Paskibraka Indonesia.

Sementara itu, Bati Wanwil Siter Dim 0614/Cirebon, Pelda M. Setia Kusumah, mengatakan pendekatan terhadap generasi muda saat ini perlu disesuaikan dengan karakter generasi Z. Menurutnya, pola pembinaan tidak dapat sepenuhnya menggunakan cara-cara yang diterapkan kepada generasi sebelumnya.

“Jadi pola pendidikannya itu atau pola mengaturnya itu jangan kita samakan dengan generasi-generasi sebelumnya. Mungkin generasi kita kalau dulu kita bolehlah maksudnya kita pakai tegas gitu kan. Kalau sekarang itu kita harus pintar-pintar bagaimana caranya mengajak atau merayulah bahasa bahasa cintanya,” katanya.

Ia menilai pendekatan yang lebih komunikatif diperlukan agar nilai-nilai Pancasila dapat diterima dan diterapkan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut juga dirasakan Baki Pagi Paskibraka Provinsi Jawa Barat 2026, Steffi Arnfa. Siswa SMA Negeri 1 Kota Cirebon itu menilai generasi muda pada dasarnya masih memiliki semangat persatuan, meskipun sebagian menyalurkannya melalui cara yang keliru.

“Ya mungkin banyak marah kasus seperti geng motor tawuran seperu mereka itu kan sebuah geng kesatuan. Adapun dengan cara yang salah,” ucapnya.

Karena itu, penguatan karakter, pemahaman Pancasila, serta kemampuan menyaring informasi menjadi penting agar semangat kebersamaan generasi muda diarahkan pada kegiatan yang positif dan sesuai nilai kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....