Sekolah Demokrasi KPU Kabupaten Cirebon Sasar Generasi Usia 14-30 Tahun
- 26 Agt 2026 15:50 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sekolah Demokrasi Caruban Nagari yang digagas KPU Kabupaten Cirebon pada 14–15 September 2026 akan menyasar masyarakat usia 14 hingga 30 tahun untuk pelaksanaan batch pertama. Kelompok tersebut diprioritaskan karena mencakup generasi Alpha dan sebagian generasi Z yang akan menjadi pemilih pemula maupun pemilih muda pada Pemilu 2029.
Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, mengatakan Sekolah Demokrasi Caruban Nagari pada prinsipnya terbuka bagi berbagai unsur masyarakat tanpa membatasi usia, tetapi pelaksanaan batch 1 terlebih dahulu difokuskan kepada peserta berusia 14 sampai 30 tahun. “Sebetulnya untuk Sekolah Demokrasi ini kita merangkul berbagai unsur, tidak terkecuali usia itu sendiri,” ujar Esya dalam Dialog Cirebon Menyapa, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurut Esya, pembatasan sasaran pada batch 1 merupakan bagian dari rencana program yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas kepada berbagai kelompok masyarakat. Generasi Alpha menjadi salah satu perhatian utama karena sebagian dari mereka akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029 sehingga perlu mendapatkan pemahaman demokrasi sejak dini.
KPU Kabupaten Cirebon berharap peserta tidak bersikap antipati terhadap politik dan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai demokrasi serta kepemiluan. Pendidikan tersebut dinilai penting agar generasi muda dapat memahami hak dan tanggung jawabnya ketika menggunakan hak pilih dalam pemilu.
Selain meningkatkan literasi demokrasi, Sekolah Demokrasi Caruban Nagari diarahkan untuk membentuk agen-agen demokrasi yang dapat menjadi pelopor di lingkungan masing-masing. Peserta diharapkan mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti program kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal maupun komunitasnya.
Program tersebut juga menjadi bagian dari persiapan KPU Kabupaten Cirebon dalam menyongsong Pemilu 2029 dengan membangun budaya demokrasi yang lebih kuat di kalangan generasi muda. KPU menargetkan pelaksanaan Sekolah Demokrasi tidak berhenti pada batch 1, tetapi terus berlanjut dan merangkul seluruh sektor masyarakat.
Selain melalui sekolah demokrasi, KPU Kabupaten Cirebon juga mengembangkan ruang pembelajaran demokrasi di lingkungan pendidikan melalui rencana pemilihan ketua OSIS secara serentak. Program yang sebelumnya dilaksanakan pada tingkat SMP tersebut diharapkan dapat diperluas pada tahun berikutnya hingga MTs, Madrasah Aliyah, SMA, dan SMK, termasuk peluang penerapan e-voting untuk pemilihan di lingkungan sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....