CKG Perkuat Pemetaan Kesehatan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kab. Cirebon
- 26 Agt 2026 10:23 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Cirebon melakukan rangkaian pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis CKG dan Pengukuran Kebugaran siswa pada 18 & 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memetakan kondisi kesehatan dan kebugaran peserta didik sebelum maupun selama mengikuti proses pembelajaran.
Kepala SRT 1 Kabupaten Cirebon, Mimin Kasminah, mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan siswa, guru, dan tenaga kependidikan berada dalam kondisi sehat selama mengikuti kegiatan di sekolah. CKG dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon yang melibatkan empat puskesmas.
“Cek kesehatan gratis itu untuk siswa dan guru tendik yang akan masuk ke sini sebagai langkah awal untuk mengetahui bagaimana kondisi dari calon siswa baru dan pendidik yang akan mendampingi mereka,” ujarnya, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, hasil pemeriksaan kesehatan akan menjadi dasar bagi sekolah untuk menentukan tindak lanjut apabila ditemukan siswa yang membutuhkan penanganan. Pemeriksaan tersebut dilakukan bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan rangkaian pembelajaran, sehingga kondisi kesehatan siswa dapat segera dipetakan.
“Dengan adanya dasar dinyatakan sehat atau tidak, kami akan cepat mengetahui ini layak tidak untuk diikutkan bersama rekan-rekannya. Kalau memang tidak sehat, mungkin perlu isolasi dan yang lainnya, ada tindak lanjut tersendiri,” katanya.

Sementara itu, Perawat Puskesmas Watubelah, Rina Fitri, mengatakan sebanyak 540 siswa SRT 1 Kabupaten Cirebon mengikuti pemeriksaan CKG. Pelaksanaan kegiatan melibatkan empat puskesmas, yakni Puskesmas Watubelah, Sumber, Sendang, dan Karangsari, dengan sekitar 18 tenaga kesehatan.
“Kalau di Watubelah, kita lima personel. Kurang lebih dari empat puskesmas itu ada 18 orang tenaga kesehatan,” katanya.
Rina menjelaskan, pemeriksaan CKG meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi dan mulut, mata, serta indera pendengaran. Siswa juga menjalani tes visus untuk mengetahui ketajaman penglihatan serta pemeriksaan telinga untuk mengetahui kondisi pendengaran, termasuk keberadaan serumen.
Untuk siswa kelas tujuh SMP, pemeriksaan ditambah dengan pengecekan kadar hemoglobin atau Hb guna mendeteksi anemia pada remaja putra dan putri serta pemeriksaan gula darah. Sementara pada jenjang SMA, pemeriksaan Hb untuk deteksi anemia difokuskan kepada remaja putri dan dilengkapi pemeriksaan gula darah.

Sementara itu, Staf Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Farid Ma'ruf, mengatakan pengukuran kebugaran dilaksanakan pada Jumat 21 Agustus 2026 dan diikuti sekitar 360 siswa jenjang SMP dan SMA.
“Untuk kegiatan hari ini kita melaksanakan pengukuran kebugaran kepada siswa Sekolah Rakyat yang ada di Kabupaten Cirebon,” ujarnya pada Jumat 21 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, sebelum mengikuti tes kebugaran, siswa terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal berupa pengecekan kondisi kesehatan serta pengukuran tinggi dan berat badan. Siswa yang dinyatakan memenuhi syarat kemudian diarahkan mengikuti tes di lapangan sesuai kelompok usia masing-masing.
Untuk peserta berusia di bawah 12 tahun, pengukuran kebugaran dilakukan dengan menempuh jarak 1.000 meter. Sementara peserta berusia di atas 12 tahun atau jenjang SMA mengikuti tes dengan jarak 1.600 meter. Tes tersebut tidak mewajibkan siswa berlari karena dapat dilakukan dengan berjalan cepat sesuai kemampuan fisik masing-masing.
“Tes mengukur kebugarannya dengan menempuh jarak, bisa berlari atau berjalan cepat, atau kalau yang tidak memungkinkan dia bisa berjalan,” katanya.
Ia menambahkan, hasil pengukuran akan direkap oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon untuk mengetahui tingkat kebugaran masing-masing peserta. Data tersebut diharapkan menjadi gambaran awal kondisi fisik siswa sekaligus bahan evaluasi untuk mendukung aktivitas fisik dan kesehatan peserta didik SRT 1 Kabupaten Cirebon ke depan.

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....