CKG Langkah Awal Pastikan Siswa & Guru SRT 1 Kabupaten Cirebon dalam Kondisi Sehat

  • 19 Agt 2026 09:19 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah awal dalam pelaksanaan kegiatan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Cirebon. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebelum mengikuti kegiatan secara penuh.

Kepala SRT 1 Kabupaten Cirebon, Mimin Karmina, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh peserta didik dan tenaga pendidik berada dalam kondisi sehat selama mengikuti kegiatan di sekolah.

“Cek kesehatan gratis itu untuk siswa dan guru tendik yang akan masuk ke sini sebagai langkah awal untuk mengetahui bagaimana kondisi dari calon siswa baru dan pendidik yang akan mendampingi mereka,” ujarnya pada Selasa 18 Agustus 2026.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon yang melibatkan empat puskesmas. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan.

Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabuaten Cirebon pada Selasa 18 Agustus 2026 (Foto: RRI/Aura)

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan diharapkan dapat diketahui secepatnya karena kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan rangkaian pembelajaran sudah mulai berlangsung. Dengan demikian, kondisi kesehatan siswa dapat segera dipetakan sejak awal.

“Dengan adanya dasar dinyatakan sehat atau tidak, kami akan cepat mengetahui ini layak tidak untuk diikutkan bersama rekan-rekannya. Kalau memang tidak sehat, mungkin perlu isolasi dan yang lainnya, ada tindak lanjut tersendiri,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, pihak sekolah juga melakukan pemetaan kemampuan akademik siswa. Pengelompokan awal dilakukan berdasarkan jenjang SD, SMP, dan SMA, kemudian penempatan kelas akan disesuaikan dengan hasil matrikulasi setelah rangkaian MPLS selesai.

Ia mencontohkan, terdapat siswa yang sudah berusia sembilan tahun tetapi belum pernah mengenyam pendidikan formal. Kondisi tersebut membuat sekolah perlu melakukan pemetaan secara menyeluruh agar siswa mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.

“Perlu dilakukan pemetaan, karena ada siswa yang usianya sudah sembilan tahun pun belum mengalami bangku sekolah. Jadi perlunya kami melakukan pemetaan,” ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan dan pemetaan kemampuan tersebut diharapkan menjadi fondasi awal agar proses pendidikan di SRT 1 Kabupaten Cirebon dapat berjalan secara optimal. Sekolah juga berupaya memastikan kebutuhan masing-masing siswa dapat ditangani sesuai kondisi mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....