Ratusan Pemuda Lintas Iman Ngaji Roso Usung Semangat 'Toleran Style'
- 10 Agt 2026 20:28 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Youth Interfaith Camp ke-15 diselenggarakan di Pesantren Ekologi Al-Mizan, Desa Wanajaya, Kabupaten Majalengka, pada 7-9 Agustus 2026 dengan tema 'Toleran Style'.
- Ratusan pemuda perwakilan penggerak lintas iman dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten berkumpul untuk memperkuat semangat toleransi antaragama.
- Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan membuka kegiatan perkemahan lintas iman secara resmi dan memberikan semangat kepada peserta untuk merawat kedamaian.
RRI.CO.ID, Kuningan - Ratusan pemuda perwakilan penggerak lintas iman dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten berkumpul dan duduk bersila bersama di Pesantren Ekologi Al-Mizan, Desa Wanajaya, Kabupaten Majalengka. Mereka mengikuti rangkaian Youth Interfaith Camp (YIC) ke-15 yang berlangsung selama tiga hari dua malam, dari tanggal 7 hingga 9 Agustus 2026, dengan mengusung tema "Toleran Style".
Kegiatan perkemahan lintas iman ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, di bawah rindangnya pohon bambu yang menyejukkan suasana. Dalam sambutannya, pemimpin muda tersebut memberikan suntikan semangat kepada para peserta untuk aktif merawat kedamaian.
"Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, kawula muda harus berani mengambil peran. Salah satu adalah menjadi agen-agen perdamaian yang konsisten menjaga kerukunan bangsa," ujar Dena menyambut antusias para peserta camp.
Dukungan senada disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mizan sekaligus Anggota DPR RI Komisi VIII, Kiyai Maman Imanul Haq. Ia menekankan regenerasi perdamaian memerlukan kader-kader muda yang militan dan berwawasan pelestarian lingkungan.
"Sangat penting melakukan kaderisasi kepemimpinan di kalangan kawula muda. Harus ada orang-orang muda yang militan dan konsisten menjaga perdamaian serta kerukunan antarumat beragama," kata Kiyai Maman dalam pesannya pada Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menambahkan esensi nilai-nilai keagamaan juga tercermin dari bagaimana manusia memperlakukan alam. "Nilai-nilai agama tercermin antara lain dengan menjaga lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga keseimbangan alam," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Majalengka, KH. Abdul Mu’iz yang akrab disapa "Baba", turut berbangga. Kebanggaan tersebut atas keterlibatan aktif berbagai ormas Islam yang mengirimkan pemuda mereka dalam kemah lintas iman ini.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Majalengka, Euis Damayanti, serta perwakilan Satgas Wilayah Jabar Densus 88 Anti Teror, Satori. Kehadiran para pejabat dan aparat tersebut sekaligus menjadi bentuk imbauan bersama agar kawula muda senantiasa menjaga persatuan dan kerukunan nasional.
YIC ke-15 ini mempertemukan keragaman elemen pemuda, mulai dari pemuda Islam, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, Protestan, hingga pemuda Penghayat Sunda Wiwitan Cireundeu. Diiringi aliran sungai yang jernih dan keasrian alam Wanajaya, para peserta memanfaatkan waktu tiga hari dua malam tersebut untuk bercengkerama, berbagi pengalaman hidup, dan merajut jejaring perdamaian yang lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....