Dinkes Kuningan Gencarkan Skrining TBC di Kantong Kasus Wilayah Timur
- 07 Agt 2026 13:02 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Sebaran kasus tuberkulosis di Kabupaten Kuningan masih didominasi wilayah bagian timur dibandingkan kawasan lainnya. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan dalam menentukan prioritas penanganan serta deteksi dini penyakit.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Denny Mustafa, M.K.M., mengatakan faktor kepadatan penduduk dan kelembapan diduga memengaruhi tingginya kasus tuberkulosis. Selain itu, sejumlah faktor sosial juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan pengendalian penyakit.
"Sebaran TBC di Kabupaten Kuningan lebih banyak berada di wilayah timur dibandingkan daerah lainnya," katanya kepada RRI, Jumat, 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan pelaksanaan pencarian kasus aktif diprioritaskan pada kecamatan yang selama ini menjadi kantong tuberkulosis. Langkah tersebut dipadukan dengan Program Cek Kesehatan Gratis agar penemuan kasus berlangsung lebih efektif.
Hingga pertengahan tahun 2026, Kabupaten Kuningan telah menemukan sebanyak 1.853 kasus dari target nasional mencapai 4.007 kasus. Capaian tersebut mendekati separuh target yang ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk wilayah Kabupaten Kuningan.
"Dari target 4.007 kasus, kami sudah menemukan sebanyak 1.853 kasus tuberkulosis tahun ini," ujarnya.
Menurut Denny, data tersebut menjadi dasar penyusunan strategi pengendalian tuberkulosis yang lebih terarah di setiap wilayah. Pemeriksaan aktif akan terus diperluas agar pasien memperoleh pengobatan sedini mungkin.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan optimistis target penemuan kasus dapat tercapai melalui kolaborasi fasilitas kesehatan dan masyarakat. Deteksi dini diharapkan mampu mempercepat penanganan sekaligus menekan penularan tuberkulosis di Kabupaten Kuningan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....