KWT Simaja Kota Cirebon Manfaatkan GPM untuk Kenalkan Pangan Lokal ke Warga
- 26 Jun 2026 12:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kelompok Wanita Tani (KWT) Simaja RW 06, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, kembali berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Lapangan Bola Kesambi Dalam, Kamis, 25 Juni 2026. Kehadiran kelompok tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penyediaan pangan lokal bagi masyarakat sekaligus membuka akses pemasaran bagi hasil pertanian dan produk usaha anggota kelompok.
Selain menjual berbagai produk olahan dan hasil pertanian, KWT Simaja juga memanfaatkan kegiatan GPM untuk memperkenalkan produk yang dihasilkan anggota kepada masyarakat sekitar. Antusiasme pengunjung terlihat cukup tinggi sejak pagi sehingga sebagian besar produk yang dibawa hampir habis terjual.
Ketua Kelompok Wanita Tani Simaja RW 06, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Dewi, mengatakan kelompoknya rutin mengikuti kegiatan GPM setiap kali diselenggarakan pemerintah daerah. Menurutnya, partisipasi tersebut menjadi kesempatan bagi anggota untuk memasarkan hasil usaha sekaligus mendekatkan produk lokal kepada konsumen.
“Setiap ada GPM kita ikut. Sudah lama, lebih dari tiga kali,” kata Dewi.
Baca juga: Lebih Murah dari Harga Pasar, GPM Kesambi Sediakan Beras SPHP hingga Daging
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan sebelumnya kelompoknya kerap membawa hasil panen sayuran seperti tomat, kol, dan sawi yang berasal dari kebun anggota. Namun pada kegiatan kali ini jumlah hasil panen yang tersedia terbatas karena masa panen baru berlangsung pada pekan sebelumnya.
“Biasanya kalau panen sayuran suka ikut GPM. Kemarin sudah panen minggu kemarin, jadi sekarang tidak ada banyak panen. Biasanya ada tomat, kol, dan sawi,” ucap Dewi.
Menurutnya, produk sayuran masih menjadi komoditas yang paling banyak dicari masyarakat dalam kegiatan GPM karena dianggap sebagai kebutuhan harian rumah tangga. Selain sayuran segar, sejumlah pengunjung juga mencari komoditas lain seperti cabai yang sering menjadi salah satu bahan pokok dengan permintaan tinggi.
Dewi menambahkan, tingkat penjualan produk dalam kegiatan GPM cukup bergantung pada jumlah pengunjung dan kebutuhan masyarakat saat itu. Ketika permintaan tinggi, produk yang dibawa dapat habis dalam waktu singkat, sementara jika masih tersisa biasanya dimanfaatkan kembali oleh anggota kelompok.
Melalui keikutsertaan rutin dalam Gerakan Pangan Murah, KWT Simaja berharap hasil pertanian dan produk lokal yang dihasilkan anggotanya semakin dikenal masyarakat luas. Kegiatan tersebut juga dinilai mampu membantu memperkuat ekonomi kelompok sekaligus mendukung penyediaan pangan segar dan terjangkau bagi warga Kota Cirebon.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....