Program MBG Jadi Sorotan, Bupati Majalengka Dorong Evaluasi Menyeluruh

  • 25 Jun 2026 07:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Upaya peningkatan kualitas program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terus dilakukan secara serius. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh guna memastikan program tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.

"Demi untuk perbaikan, kenapa tidak? Biar ada evaluasi," ujar Bupati Eman Suherman, Rabu, 24 Juni 2026.

Ia mengungkapkan, sejumlah keluhan dari masyarakat terkait program MBG kerap diterima, terutama menyangkut variasi menu yang dinilai masih kurang beragam. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian penting dalam menjaga kualitas asupan gizi bagi anak-anak.

"Yang sering sampai ke kami itu dari menunya saja. Menu yang barangkali harus ada variasi," katanya menjelaskan.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Bupati Eman mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk koordinator nasional program, guna mendorong adanya keseragaman menu. Langkah ini dinilai penting agar proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih efektif.

"Kalau ada keseragaman, misalnya satu minggu ini makanannya sama, kita bisa mengontrol kualitasnya. Selama ini tiap piring berbeda-beda, itu menyulitkan pengawasan," ujarnya menegaskan.

Ia juga menepis alasan keterbatasan bahan pangan yang kerap dijadikan kendala dalam penyusunan menu. Menurutnya, ketersediaan bahan di lapangan masih mencukupi dan tidak seharusnya menjadi hambatan.

"Jangan bicara bahan tidak ada. Bahan itu banyak, saya sudah cek langsung," ucapnya.

Sebagai Ketua Satgas Percepatan Pelaksanaan Pemberian Makanan Bergizi, Bupati Eman menekankan pentingnya sistem pengawasan yang terstruktur. Tanpa adanya standar menu yang seragam, menurutnya akan sulit menilai kualitas gizi serta konsistensi program di setiap wilayah.

"Kalau tidak seragam, kita bingung menilai. Di satu tempat pakai daging, di tempat lain telur. Ini sulit untuk mengukur kualitasnya," ujarnya.

Ia pun mengusulkan agar variasi menu ditentukan secara berkala, baik setiap tiga hari maupun satu minggu sekali. Namun tetap dalam pola yang seragam di seluruh wilayah.

"Dengan begitu, dari ujung timur sampai barat semua bisa terkendali. Kita bisa lihat, oh ini sama, ini sesuai standar," katanya menambahkan.

Bupati Majalengka Eman Suherman menilai keterlibatan aparat penegak hukum dalam pemeriksaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya merupakan bagian dari upaya evaluasi. Ia menegaskan kehadiran para penegak hukum tersebut bukan menjadi indikasi adanya suatu pelanggaran dalam pelaksanaan program.

"Jangan dikonotasikan ada persoalan. Ini bagian dari evaluasi agar pengelolaan MBG sesuai aturan dan prosedur," ucapnya menjelaskan.

Ia optimis, langkah evaluasi yang dilakukan berbagai pihak akan membawa perbaikan signifikan terhadap pelaksanaan program tersebut ke depan. "Saya yakin ini untuk perbaikan agar lebih baik. Kita semua tahu kondisi di lapangan, dan ini saatnya dibenahi," ujarnya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....