Pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Cirebon Terkendala Lahan
- 28 Mei 2026 12:03 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Keterbatasan lahan menjadi tantangan utama pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Cirebon. Akibatnya, baru tiga kelurahan yang dinilai memenuhi syarat pembangunan, yaitu Kesenden, Kecapi, dan Larangan.
Project Management Officer (PMO) Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Cirebon, Moch Rizki Firdaus, S.I.Kom., M.B.A. mengatakan pembangunan KDKMP di Kota Cirebon tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Hal itu karena harus memenuhi standar luasan dan kondisi lahan tertentu.
“Kalau tantangannya sudah pasti, tanah atau lahan di Kota Cirebon sangat terbatas. Oleh karena itu, tantangan terbesar masing-masing kelurahan untuk mengajukan KDKMP adalah ketersediaan lahan,” ujar Rizki kepada RRI, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia mengatakan, program pembangunan KDKMP memiliki persyaratan khusus terkait besaran dan kondisi lahan. Ketentuan ketat ini menyebabkan tidak seluruh wilayah dapat langsung mengusulkan pembangunan koperasi tersebut.
“KKMP punya standar besaran lahan yang harus dipenuhi. Jadi tidak sembarang luasan maupun kondisi lahan bisa diajukan,” kata Rizki.
Menurutnya, hingga kini baru tiga kelurahan yang berhasil memenuhi persyaratan pembangunan fisik tersebut. Sementara itu, 19 kelurahan lainnya masih berupaya keras mencari lahan sesuai yang tidak mudah didapatkan.
“Alhamdulillah tiga kelurahan ini memenuhi. Sementara 19 lainnya masih berjuang mencari lahan walaupun memang tidak mudah saat ini,” ucap Rizki.
Rizki menambahkan, pendampingan dan pengembangan KDKMP di Kota Cirebon tetap berjalan meski menghadapi keterbatasan lahan. Langkah ini dilakukan agar program strategis nasional tersebut dapat berkembang secara bertahap di wilayah perkotaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....