Polytama Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia Nasional
- 21 Mei 2026 19:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – PT Polytama Propindo memperkuat industri petrokimia nasional melalui pengembangan kapasitas produksi. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan polypropylene domestik yang terus meningkat.
Komitmen tersebut ditandai penandatanganan kontrak EPC Polypropylene Plant Balongan di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan Konsorsium Wuhuan–ETI sebagai pelaksana proyek.
Proyek Polypropylene Plant Balongan menjadi tonggak penting industri petrokimia nasional. Proyek ini juga memperkuat ketahanan industri dalam negeri.
Melalui proyek tersebut, Polytama akan membangun pabrik polipropilena kedua berkapasitas 300 ribu ton per tahun. Setelah rampung, kapasitas total perusahaan meningkat menjadi 600 ribu ton per tahun.
Presiden Direktur Polytama Propindo Permono Avianto menyebut peningkatan kapasitas sebagai strategi jangka panjang perusahaan. Strategi ini untuk menjawab kebutuhan polypropylene domestik yang terus meningkat setiap tahun.
“Momentum ini menjadi langkah penting bagi Polytama untuk terus tumbuh dan memperkuat kontribusi terhadap industri petrokimia nasional. Kami optimistis proyek PPB akan menjadi fondasi penting bagi penguatan industri hilir nasional di masa depan,” ujarnya.
Polytama menegaskan proyek akan dijalankan dengan prinsip On Time, On Budget, On Safety, On Regulation, dan On Return. Prinsip ini menjadi komitmen perusahaan terhadap proyek yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dukungan ekosistem Grup Pertamina menjadi fondasi penting keberlanjutan proyek. Pasokan bahan baku dari kilang eksisting juga memastikan operasional tetap berjalan optimal.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan bisnis polypropylene. “Kami menargetkan onstream untuk lingkup EPCC Jetty pada September 2026, dan target onstream penuh untuk fasilitas Polypropylene Plant pada Kuartal I tahun 2029,” ucap Ega.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....