Edukasi Gizi MBG Digelar, Ribuan Siswa Cidahu Terlibat
- 01 Mei 2026 00:09 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan : Ribuan siswa SMPN 1 Cidahu mengikuti sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cidahu Cieurih 3 pada Rabu, 28 April 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 1.160 pelajar itu berlangsung interaktif dan diisi dengan edukasi terkait gizi serta proses pengolahan makanan.
Program MBG yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto masih menjadi perhatian publik setelah hampir satu tahun berjalan. Di satu sisi, program ini dinilai membantu pemenuhan asupan gizi siswa.
Namun di sisi lain, sejumlah catatan seperti kualitas makanan hingga insiden keracunan yang sempat masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) mendorong perlunya penguatan pengawasan. Ketua tim sosialisasi, Yayan Henri Danisukmara, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai alur produksi makanan, standar operasional prosedur, serta pentingnya gizi seimbang.
“Kami juga memberikan edukasi tentang cara mengenali makanan yang tidak layak konsumsi,” ujarnya. Materi disampaikan oleh tim SPPG, mulai dari proses produksi, aspek gizi, hingga pengelolaan administrasi.
Kepala SPPG Deden Rusmana tidak hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sesi diskusi, siswa menyampaikan sejumlah masukan terkait menu makanan.
Pihak SPPG menegaskan bahwa penyusunan menu tetap mengacu pada prinsip gizi seimbang serta mempertimbangkan daya tahan makanan agar tidak cepat basi. Hasil pemantauan juga menunjukkan masih tingginya sisa sayuran yang tidak dikonsumsi siswa.
Hal ini menjadi perhatian untuk mendorong perubahan pola konsumsi di kalangan pelajar. Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nanang Suwandi, menyebut sosialisasi ini penting untuk menambah pemahaman siswa. “Ini penting agar siswa mengetahui standar yang diterapkan dalam program MBG,” katanya.
Sejumlah siswa turut memberikan tanggapan. Cantika Sri Aulia mengapresiasi ketepatan distribusi makanan, sementara Ketua OSIS Dede Agung menanyakan mekanisme penyampaian kritik.
Pihak SPPG membuka ruang masukan melalui sekolah maupun media sosial resmi dengan tetap menjaga etika. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan guna memperbaiki pelaksanaan program MBG ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....