Komisi IX DPR RI Sosialisasikan MBG di Cirebon

  • 21 Apr 2026 17:27 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi di RM Saung Ma Iyah, Kabupaten Cirebon, Minggu, 19 April 2026.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, sebagai pembicara utama. Hadir pula Kepala KPPG Bogor, Haidir, S.Si., M.Si., Ketua DPD PKS Kabupaten Cirebon Nurholis, S.Pd.I, serta ratusan peserta.

Dalam sambutannya, Netty Prasetiyani menegaskan Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya peran DPR RI dalam memastikan program berjalan optimal melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang bangsa. Intervensi gizi harus dimulai sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan, karena pada fase inilah kualitas generasi masa depan ditentukan,” ujar Netty Prasetiyani.

Ia juga menambahkan bahwa pemenuhan gizi sejak dini, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, merupakan langkah konkret dalam mencegah stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak. Selain itu, masyarakat diedukasi mengenai pentingnya pola makan seimbang melalui konsep “Isi Piringku”.

Lebih lanjut, Netty mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Program MBG tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta berpartisipasi aktif mendukung keberhasilan program.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan pengawasan yang kuat, program ini diharapkan mampu menurunkan angka stunting. Selain itu, program ini juga ditargetkan menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....