Dinkes Kuningan Percepat Sertifikasi Laik Higiene, 131 SPPG Kantongi Izin
- 27 Mar 2026 20:44 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan terus mengakselerasi proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Penyelenggara Gizi (SPPG). Langkah ini dilakukan guna memastikan standar keamanan pangan dan kesehatan lingkungan terpenuhi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Edi Martono, mengungkapkan hingga 25 Maret 2026 tercatat sebanyak 158 SPPG di wilayah tersebut, dengan 157 unit telah beroperasi aktif. Dari total 145 pengajuan SLHS yang masuk, sebanyak 131 sertifikat telah resmi diterbitkan.
“Kami terus memantau progres ini dengan cermat. Dari 145 pengajuan SLHS yang masuk, saat ini sebanyak 131 sertifikat telah resmi terbit, sementara 14 lainnya masih dalam proses penyelesaian teknis,” ujar Edi Martono, kepada RRI Cirebon, pada Jumat, 27 Maret 2026.
Dalam prosesnya, Dinas Kesehatan menerapkan tahapan pemeriksaan ketat melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Sebanyak 146 unit telah menjalani IKL, dan seluruh pengajuan dinyatakan memenuhi syarat pada tahap tersebut.
Selain itu, aspek uji laboratorium juga menjadi penentu utama dalam penerbitan sertifikat. Dari 139 unit yang telah menjalani pemeriksaan, sebanyak 131 unit dinyatakan memenuhi syarat.
“Dari hasil pemeriksaan laboratorium, sebanyak 131 unit telah memenuhi syarat. Kami masih menunggu hasil uji untuk 14 unit lainnya sebelum masuk tahap penerbitan sertifikat,” katanya menambahkan.
Tak hanya fokus pada sarana dan administrasi, Dinas Kesehatan juga menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para penjamah makanan. Hingga kini, tercatat sebanyak 4.281 penjamah makanan telah mengikuti pelatihan keamanan pangan.
“Keamanan pangan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga perilaku. Karena itu, peningkatan kapasitas penjamah makanan menjadi perhatian utama kami,” ucap Edi menegaskan.
Melalui percepatan sertifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap seluruh SPPG dapat memenuhi standar keamanan pangan yang optimal, sehingga mampu memberikan layanan gizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....