Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Tentukan Keberhasilan MBG di Bulan Ramadan

  • 28 Feb 2026 16:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian teknis. Penyaluran makanan dilakukan dengan mempertimbangkan waktu pembagian serta kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.

Penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua dinilai menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut. Sinergi ini diperlukan agar distribusi MBG tepat sasaran dan tetap menjunjung prinsip keadilan serta akuntabilitas.

Akademisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Moh Ali, M.Pd.I., menekankan pentingnya kemitraan yang intens antarpihak dalam menjaga kualitas program. Ia menyebut evaluasi dan perbaikan berkelanjutan harus terus dilakukan demi optimalisasi manfaat bagi siswa.

“Pemerintah melalui dinas pendidikan atau kementerian, orang tua, serta sekolah tentunya harus berkolaborasi dan membangun kemitraan yang intens untuk melakukan perbaikan-perbaikan agar terjadi continuous quality improvement, baik dalam penyajian maupun pemenuhan gizi pada program MBG, termasuk dalam pengaturan waktunya,” ujar Dr. Moh Ali, M.Pd.I. pada RRI Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pola komunikasi yang efektif dapat dibangun melalui berbagai metode, baik secara langsung maupun daring. Pemanfaatan teknologi digital dinilai mampu mempercepat koordinasi tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran dan ibadah puasa.

“Pertemuan tidak harus offline, bisa dilakukan melalui Zoom Meeting, Google Meet, atau aplikasi lainnya yang mendukung pencapaian misi MBG tanpa mengganggu proses ibadah puasa,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tanggung jawab keberhasilan MBG tidak hanya berada di tangan pemerintah. Sekolah dan orang tua juga perlu aktif memberikan masukan untuk memastikan kualitas gizi dan ketepatan distribusi terus terjaga.

Dengan keterlibatan seluruh elemen tersebut, pelaksanaan MBG selama Ramadhan diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik. Transparansi serta evaluasi rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program tersebut.

Rekomendasi Berita