MBG Selama Ramadan Perlu Sesuaikan Komposisi Gizi Pelajar
- 26 Feb 2026 15:54 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan sejumlah penyesuaian komposisi menu. Penyesuaian tersebut dinilai penting untuk menjaga kebutuhan energi dan konsentrasi peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.
Pengamat akademisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Moh Ali, M.Pd.I, menilai menu MBG perlu dirancang berbasis kebutuhan gizi selama puasa. Menurutnya, anak usia sekolah tetap membutuhkan asupan seimbang untuk mendukung tumbuh kembang dan aktivitas belajar.
Ia menjelaskan, menu sahur maupun berbuka sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks seperti beras merah atau kentang. Karbohidrat jenis ini membantu pelepasan energi lebih lambat sehingga siswa tidak mudah lemas saat berpuasa.
Selain itu, protein berkualitas tetap harus dipenuhi melalui telur, ayam, ikan, tahu, dan tempe. Asupan protein berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh dan menjaga daya tahan siswa.
Mikronutrien seperti zat besi, kalsium, vitamin A, dan vitamin D juga perlu diperhatikan. Kekurangan unsur tersebut dapat memengaruhi imunitas dan stamina peserta didik selama Ramadan.
Untuk menu berbuka, gula sederhana tetap diperbolehkan dalam jumlah wajar, seperti kurma atau buah. Namun, makanan tinggi lemak jenuh dan gula berlebihan sebaiknya dihindari agar metabolisme tubuh tetap stabil.
“Secara akademik, penyesuaian komposisi menu MBG selama Ramadan bertujuan menjaga stabilitas glukosa darah siswa agar tetap fokus dan produktif dalam belajar,” ujar Dr. Moh Ali, M.Pd.I pada RRI Senin, 23 Februari 2026. Ia menegaskan tanpa asupan yang memadai, siswa berisiko cepat lelah dan mengalami penurunan konsentrasi.
Menurutnya, MBG selama Ramadan justru berfungsi sebagai langkah preventif agar capaian akademik tidak menurun. Program tersebut perlu terus disesuaikan secara ilmiah agar manfaatnya optimal bagi peserta didik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....