MBG Ramadan di Kota Cirebon Berjalan hingga 20 Maret

  • 25 Feb 2026 13:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pelaksanaan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan di Kota Cirebon resmi dimulai pada 23 Februari dan dijadwalkan berlangsung hingga 20 Maret 2024. Mekanisme penyaluran tetap berjalan setiap hari sesuai hari sekolah atau dengan opsi rapel maksimal tiga hari jika ada permintaan tertulis dari pihak sekolah.

Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Kota Cirebon, Ashar Saputra, S.Pt., menjelaskan bahwa ketentuan tersebut mengacu pada surat edaran dari pemerintah pusat. Sekolah tetap menerima distribusi harian, kecuali dalam kondisi tertentu yang mengharuskan pengajuan tertulis untuk penyaluran secara kolektif.

“Berdasarkan surat edaran juga dari pusat, dari pemerintah kita bahwa pelaksanaan distribusi makanan untuk gizi gratis di bulan Ramadan kita tetap acuannya untuk berangkat sekolah setiap hari sesuai jadwal. Adapun alternatif yang diberikan dari BGN bisa berbentuk rapel maksimal tiga hari. Itu dengan syarat kesepakatan dari atau permintaan dari sekolah karena kondisional,” ujarnya pada Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa periode distribusi aktif berlangsung hingga 17 Maret, sementara tanggal 17 maret hingga 20 Maret difasilitasi dalam bentuk paket rapel sebelum penghentian sementara menjelang Idulfitri.

“Alhamdulillah, berdasarkan surat edaran yang tadi saya sampaikan, kita dimulai di tanggal 23 Februari untuk penerima manfaat pendidikan dan kader posyandu masuk P3 selama 23 Februari sampai 17 Maret. Nanti dari 17 sampai 20 kita bentuknya rapelan. Jadi kita berhenti di tanggal 20 Maret. Untuk pendistribusian berhentinya di tanggal 17 Maret, Ibu,” katanya menjelaskan.

Dalam pelaksanaan di lapangan, SPPG juga menerapkan sistem pengembalian totebag agar kemasan dapat digunakan kembali dan tidak tercecer. Meski diakui ada risiko kehilangan di tingkat siswa, mekanisme ini tetap dijalankan demi efisiensi dan pengendalian distribusi.

Ashar memastikan bahwa seluruh mekanisme tetap diawasi oleh satgas dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. Ia berharap pelaksanaan MBG selama Ramadan tetap memberi manfaat optimal bagi penerima tanpa mengurangi esensi ibadah puasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....