Petani Kuningan Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- 02 Feb 2026 18:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan pemerintah mendapat dukungan dari petani sayur dan buah di Kabupaten Kuningan. Program ini dinilai memberikan dampak positif, tidak hanya bagi siswa dan balita sebagai penerima manfaat, tetapi juga bagi petani lokal sebagai penyedia pangan.
“Program makan bergizi gratis ini alhamdulillah sangat berdampak luar biasa kepada para siswa dan juga balita. Sangat membantu supaya anak-anak bisa mengonsumsi pangan, khususnya pangan lokal yang dihasilkan oleh petani sekitar,” ujar Aban Samsana, pada Senin, 2 Februari 2026.
Ia menjelaskan, hasil pertanian yang dipasok ke dapur MBG sebagian besar berasal dari pertanian semi organik. Dalam proses budidaya, penggunaan pupuk dan pestisida kimia dikurangi demi menjaga kualitas hasil panen, terutama karena dikonsumsi oleh anak-anak.
“Hasilnya adalah semi organik, jadi mengurangi penggunaan pupuk kimia dan juga pestisida. Hasilnya itu lebih sehat,” katanya.
Terkait komoditas yang paling banyak dibutuhkan untuk mendukung menu MBG, Aban menyebut sejumlah jenis sayuran lokal. Berdasarkan hasil koordinasi dengan dapur-dapur MBG di Kabupaten Kuningan, permintaan terbesar berasal dari sayuran buncis, timun, cabai, dan pakcoy, serta buah melon.
“Setelah berkoordinasi dengan dapur-dapur MBG, biasanya yang banyak dibutuhkan itu buncis, timun, cabai, pakcoy, dan untuk buah ada melon,” ucapnya.
“Di musim hujan ini lumayan banyak serangan hama dan penyakit. Kalau sudah ada serangan, penularannya itu sangat cepat, jadi harus diantisipasi sedini mungkin,” ujarnya menjelaskan.
Meski demikian, keberadaan program MBG dinilai turut berdampak pada peningkatan pendapatan petani. Ia menyebut harga sayuran yang dipasok ke dapur MBG relatif lebih baik dibandingkan harga pasar, terutama saat permintaan pasar umum menurun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....