Satlantas Majalengka Salurkan Tali Asih untuk Korban Kecelakaan Maut Elf

  • 27 Mar 2026 20:28 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Di balik duka mendalam akibat kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan Elf di wilayah Kabupaten Majalengka, hadir sentuhan kemanusiaan dari jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka.

Melalui aksi nyata, kepolisian menyalurkan tali asih kepada para korban dan keluarga terdampak sebagai bentuk empati dan kepedulian. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh personel Satlantas kepada keluarga korban di RSUD Cideres.

Suasana haru menyelimuti momen tersebut, ketika petugas hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai representasi kepolisian yang turut merasakan duka masyarakat.

Kecelakaan maut yang terjadi sebelumnya menyisakan luka mendalam, baik secara fisik maupun psikologis. Dalam kondisi tersebut, kehadiran polisi dengan membawa bantuan tali asih menjadi simbol perhatian dan dukungan moral bagi korban selamat yang tengah berjuang bangkit.

Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Tidak hanya fokus pada penanganan kejadian, menurut AKP Pandu, kepolisian juga hadir dalam proses pemulihan sosial para korban.

"Tali asih ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta menjadi bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang sedang berduka," ujar AKP Pandu yang juga diamini Kanit Gakkum, IPDA Endri Wibowo, Jumat, 27 Maret 2026.

Selain penyaluran bantuan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, terutama di jalur rawan kecelakaan. Evaluasi terhadap faktor penyebab kecelakaan juga terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Langkah humanis ini menjadi cerminan kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga menguatkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Di tengah luka yang belum sepenuhnya sembuh, kepedulian menjadi jembatan harapan bagi para korban untuk kembali melangkah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....