Urai Kemacetan, Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran Dinilai Efektif

  • 26 Mar 2026 18:14 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kota Cirebon pada H+4 Lebaran 2026 masih diterapkan dengan pola yang sama seperti hari sebelumnya. Langkah ini dinilai cukup efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat selama arus balik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan pihaknya melakukan penyesuaian pada durasi lampu lalu lintas. Durasi lampu merah yang sebelumnya 60 detik kini diperpanjang menjadi 90 detik.

Penambahan waktu tersebut dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di persimpangan. Dengan durasi lebih panjang, kendaraan memiliki waktu lebih cukup untuk bergantian melintas secara tertib.

“Penambahan dari 60 detik menjadi 90 detik ini sudah sangat pas, karena menjelang lampu merah menyala kembali jalur menunggu sudah kosong,” ujar Andi kepada RRI Rabu, 25 Maret 2026. Ia menyebut pengaturan ini terus dikaji agar tetap optimal.

Selain pengaturan lampu lalu lintas, hingga saat ini belum dilakukan penutupan U-turn di sejumlah titik di Kota Cirebon. Kebijakan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap memberlakukan penutupan untuk mengurai kepadatan.

Dishub melihat adanya perubahan perilaku dari para pemudik maupun pengguna jalan lokal. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai meningkat selama periode mudik dan arus balik tahun ini.

“Artinya pada saat lampu merah mereka tidak ada yang menerobos, ini menunjukkan adanya perubahan mindset pengguna jalan yang semakin tertib,” ucap Andi. Ia juga mengapresiasi kinerja petugas di lapangan yang turut menjaga kelancaran arus.

Fenomena ini menjadi indikator positif dalam pengelolaan lalu lintas saat Lebaran. Sinergi antara petugas dan masyarakat dinilai berperan penting dalam menjaga kelancaran perjalanan.

Dengan kondisi tersebut, rekayasa lalu lintas yang diterapkan di Kota Cirebon masih akan terus dipertahankan. Evaluasi berkala juga dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali hingga puncak arus balik berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....