Arus Balik H+4 di Tol Cipali Mulai Melandai, Volume Kendaraan Turun
- 26 Mar 2026 12:53 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Arus lalu lintas di ruas Tol Cipali pada H+4 Lebaran, Kamis, 26 Maret 2026 pagi, terpantau mulai melandai meskipun kepadatan masih terjadi di sejumlah titik. Kondisi ini terlihat dari penurunan volume kendaraan dibandingkan hari sebelumnya, terutama untuk arah Jakarta.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo menyampaikan data resmi Astra Tol Cipali, sejak pukul 00.00 hingga 08.00 WIB, sekitar 21 ribu kendaraan tercatat melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju Jakarta. Jumlah ini mengalami penurunan signifikan sebesar 31 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
Secara rata-rata, volume kendaraan yang melintas mencapai sekitar 2.700 kendaraan per jam. Penurunan ini menunjukkan bahwa puncak arus balik mulai terlewati, meskipun distribusi kendaraan di lapangan masih belum sepenuhnya merata.
Sementara itu, untuk arah sebaliknya menuju Cirebon, tercatat sekitar 5 ribu kendaraan melintas. Secara akumulatif, angka tersebut juga lebih rendah sebesar 27 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Meski volume kendaraan menurun, kepadatan masih terjadi di sejumlah titik akibat faktor non-lalu lintas. Salah satu penyebab utama adalah meningkatnya kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
Ia menjelaskan bahwa kondisi ini banyak dipicu oleh kelelahan pengemudi serta gangguan kendaraan. “Perlambatan di lapangan diidentifikasi akibat meningkatnya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena gangguan mesin maupun faktor kelelahan pengemudi,” katanya dikutip dari keterangan resmi Astra Tol Cipali.
Kelelahan fisik pemudik setelah menempuh perjalanan panjang dari arah Timur menuju Jakarta menjadi faktor dominan. Banyak pengendara memilih berhenti di bahu jalan atau langsung menuju rest area saat memasuki ruas Tol Cipali.
Guna mengurai kepadatan, Astra Tol Cipali bersama Kepolisian menerapkan sistem buka-tutup rest area secara situasional di beberapa titik strategis. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur utama.
Pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk tetap menjaga kondisi fisik dan kendaraan. “Pengguna jalan sangat diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan maupun memaksakan diri mengantre di jalur utama sebelum masuk area istirahat,” ucapnya.
Berdasarkan Rilis
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....