Puncak Arus Balik H+4, Posko Damkar Disiagakan di Kuningan Timur

  • 26 Mar 2026 06:54 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - Memasuki H+4 Lebaran 2026 yang diprediksi sebagai puncak arus balik, pengamanan di wilayah Kuningan Timur terus diperketat. UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan menyiagakan posko bantuan khusus selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, dengan salah satu titik krusial berada di Terminal Pasar Ciputat, Kecamatan Ciawigebang.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang melintas di jalur tersebut, seiring meningkatnya volume kendaraan dari arah timur menuju kawasan perkotaan.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan penempatan personel di titik strategis bertujuan mempercepat waktu tanggap saat terjadi kondisi darurat di tengah kepadatan arus balik.

“Kami membuka pos bantuan di wilayah Kuningan Timur, tepatnya di Terminal Ciawigebang. Tujuannya agar response time bisa lebih cepat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama saat puncak arus balik seperti sekarang,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menjelaskan, peningkatan arus kendaraan sudah terlihat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, kepadatan sempat terjadi hingga mendekati satu kilometer di sekitar lampu merah Ciawigebang.

“Kondisi ini tentu berpotensi menghambat pergerakan armada jika hanya mengandalkan pos pusat. Karena itu, posko di titik strategis menjadi sangat penting agar pelayanan tetap optimal,” katanya.

Dalam operasi ini, Damkar menyiagakan armada pancar sebagai langkah antisipasi kebakaran. Selain itu, personel juga disiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan penyelamatan dan evakuasi di lapangan.

Hingga memasuki puncak arus balik H+4, situasi di wilayah Kuningan Timur dilaporkan masih relatif terkendali tanpa adanya kejadian menonjol.

“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada kejadian darurat yang signifikan. Namun kami tetap siaga penuh karena volume kendaraan masih tinggi,” ucap Andri.

Selain Damkar, posko terpadu ini juga melibatkan unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, serta Jasa Raharja guna memastikan pengamanan arus balik berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....