H+2 Lebaran: One Way dari Tol Pejagan KM 263 Dimulai Pukul 14.00 WIB

  • 23 Mar 2026 14:21 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Rekayasa lalu lintas satu arah atau one way menuju Jakarta disiapkan pada H+2 Lebaran, Senin, 23 Maret 2026, menyusul peningkatan arus balik kendaraan di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali).

Berdasarkan arahan Korlantas Polri, rekayasa lalu lintas one way akan diberlakukan mulai KM 263 ruas Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek. Sebagai langkah persiapan, petugas akan melakukan pembersihan jalur atau sterilisasi mulai pukul 14.00 WIB.

Pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional dan akan diberlakukan sesuai diskresi pihak kepolisian di lapangan menyesuaikan kondisi arus kendaraan.

Berdasarkan data Astra Tol Cipali periode pukul 00.00 hingga 13.00 WIB, arus lalu lintas menuju Jakarta pada H+1 Lebaran terpantau meningkat signifikan dengan kondisi ramai lancar. Tercatat sekitar 23 ribu kendaraan telah melintasi Cikopo menuju Jakarta.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 139 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. Sementara itu, arus menuju arah Cirebon terpantau melandai dengan jumlah sekitar 21 ribu kendaraan atau lebih rendah 33 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Secara keseluruhan, total volume lalu lintas di ruas Tol Cipali hingga siang hari ini meningkat sekitar 6 persen dibandingkan periode yang sama kemarin.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengimbau pengguna jalan untuk tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat demi menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Guna menjaga kelancaran arus dan keselamatan bersama, pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan, kecuali dalam kondisi darurat,” ujarnya dalam keterangan rilisnya pada Senin, 23 Maret 2026.

Ia juga menyarankan pengguna jalan untuk beristirahat di rest area terdekat atau memanfaatkan tempat istirahat di luar gerbang tol apabila kapasitas parkir penuh, dengan jaminan tarif tol tetap sama karena menggunakan sistem transaksi tertutup.

“Kami juga mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima serta tidak memaksakan diri berkendara apabila merasa lelah atau mengantuk,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....